bontangpost.id – Sebanyak 70 kendaraan roda dua disita Polres Bontang selama menggelar operasi balap liar di bulan Ramadan. Teranyar, dua motor disita pada Selasa, (4/4/2023) malam.
Hal itu turut dibenarkan Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya. Diungkapkannya, meski balap liar mendominasi, namun puluhan kendaraan yang diamankan, kata Yusep tidak semua terlibat balap liar. Melainkan banyak juga yang terjaring melanggar lalu lintas.
“Rincinya berapa saya tidak ingat pasti. Yang jelas paling banyak memang balap liar,” ucapnya kepada redaksi bontangpost.id.
Ia menyebut, wilayah paling banyak digunakan untuk balap liar ialah Kelurahan Bontang Lestari disusul Jalan NPK Pelangi perbatasan Kelurahan Loktuan dan Kelurahan Guntung, serta wilayah Berebas Tengah.
“Jadi mereka yang ikut balap liar dan yang nonton kami amankan juga,” ucapnya singkat.
Disinggung soal sanksi yang akan diberikan kepada pelanggar, Yusep bilang hanya mengamankan kendaraan sampai Idulfitri mendatang.
“Ada juga yang knalpotnya kami sita karena menggunakan knalpot brong. Kalau pelanggar paling kami ingatkan saja secara persuasif,” sambungnya.
Dengan menggandeng masyarakat, FKPM serta Bhabinkantibmas, balap liar lebih mudah terdeteksi. Sehingga lebih cepat untuk diatasi.
“Iya, kami imbau masyarakat untuk segera melapor kalau mendapati balap liar. Biar lebih cepat kami tangani,” tandasnya. (*)







