• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Kabar Permen Susu PCC yang Meresahkan

by BontangPost
28 September 2017, 11:48
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

PEMBICARAAN tentang obat berbahaya paracetamol caffein carisoprodol (PCC) sedang hangat-hangatnya. Peredarannya di beberapa daerah yang menyasar anak-anak memang sangat meresahkan. Kondisi itu ternyata dimanfaatkan para pembuat hoax untuk menebar informasi palsu. Isinya tentang permen susu murah yang mengandung PCC.

Kabar hoax itu disebar melalui grup-grup percakapan dan media sosial. Formatnya banyak. Ada yang ditujukan untuk masyarakat umum. Ada juga yang sasarannya spesifik. Misalnya, informasi yang ditujukan untuk warga desa Geneng.

Pesan itu didahului dengan informasi tentang penggerebekan pabrik narkoba di Banyumas, Jawa Tengah, oleh tim Mabes Polri di Jalan Raya Baturaden. Dalam penggerebekan itu, polisi menemukan empat tong barang jadi pil PCC dan perangkat mesin pembuatnya.

Informasi di atas tidak salah. Polisi beberapa waktu lalu menggerebek pabrik PCC. Hanya saja, data itu disebarkan dengan ditambahi informasi yang tidak benar. Tambahan itu yang bikin resah.

Baca Juga:  Iming-Iming Ngawur Lulusan Cum Laude

Pesan tambahan itu mengaitkan PCC dengan permen rasa susu yang dikemas kecil-kecil. Permen berbentuk sapi itu juga disebut mengandung narkoba. ”Tulisan namanya permen susu, ada BPOM-nya, tapi itu pil PCC,” tulis pembuat pesan.

Dalam pesan itu juga disebutkan bahwa ada siswa SD di Ambarawa membeli permen susu dengan hara Rp 2.000 dan mendapat banyak. Setelah memakan permen susu tersebut, siswa mual, pusing, dan lemas. Di bagian paling bawah, dituliskan nama Aiptu Heru Yulianto yang disebut sebagai anggota Bhabinkamtibmas Desa Geneng. Polisi itulah yang katanya menyebarkan informasi secara resmi kepada masyarakat Desa Geneng.

Sangat sedikit yang meragukan kebenaran kabar tersebut. Apalagi, baru-baru ini ramai pemberitaan tentang maraknya peredaran PCC. Meskipun PCC sendiri sebenarnya bukan masuk golonga narkoba.

Merespons kabar itu, Direktur Narkoba Mabes Polri Brigjen Eko Daniyanto mengaku sudah memerintahkan Direktur Narkoba Polda Jateng agar mengeceknya bersama BPOM dan Dinas Kesehatan. Hasilnya, disimpulkan bahwa kabar tersebut tidak benar. Menurut Eko, tidak ditemukan masyarakat yang sakit atau dirawat setelah makan permen susu tersebut.

Baca Juga:  Selingkuh yang Bikin Kaki dan Tangan Tertukar

”Berita ini bohong,” tegasnya. Eko juga menyatakan bahwa dia sudah berkoordinasi dengan Direktur Pengawasan Narkotika Psikotropika dan Adiktif terkait kabar tersebut. Dari sana juga dipastikan bahwa tidak ditemukan kasus seperti yang diviralkan.

Hingga kemarin, pesan palsu itu masih banyak disebarkan via media sosial, terutama facebook. Ada yang membumbuinya dengan berbagai gambar. Tak hanya permen susu. Ada juga yang menambahkannya dengan video dari tayangan berita salah satu televisi swasta. Namun dalam tayangan itu tak dijelaskan mengenai permen PCC.

Ada pula netizen yang ikut latah menyebarkan informasi palsu ini dengan menambahkan foto seseorang anak yang sedang dirawat di rumah sakit. Anak itu dipasangi berbagai selang medis. Salah satu akun facebook yang ikut menyebarkan informasi ini ialah Sion Anugerah. Hingga kemarin, postingan Sion mengenai permen PCC telah dibagikan ulang hingga 108 kali.

Baca Juga:  Blog Hoax Bikin Panas Polri dengan TNI

Meskipun pesan di atas hoax, namun ada baiknya kita tetap waspada terhadap makanan yang akan dikonsumsi keluarga kita. Pastikan melakukan cek kemasan, label, izin edar, dan kadaluarsa. Hoax ini juga mungkin bisa anda gunakan sebagai strategi menolak permen sebagai pengganti uang kembalian di swalayan. “Maaf mbak saya tidak mau kembalian permen, takut permen PCC,” mungkin begitulah alasan yang bisa anda gunakan. (idr/eko/gun/fat)

FAKTA

Berdasar pengecekan Pola Jateng bersama BPOM dan Dinas Kesehatan Jateng, tidak ditemukan adanya permen susu yang mengandung PCC seperti yang viral di media sosial dan grup-grup percakapan.

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Rita Dicekal ke Luar Negeri, Hari Ini, KPK Beber Perkara Kasus 

Next Post

PIKA PKT Ramaikan PRB 2017, Buka Kelas Kreasi untuk Umum 

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.