• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kantor Pemerintahan Nunggak Rekening Air. Kok Bisa?

by M Zulfikar Akbar
31 Januari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

Alasan Defisit, Rencana Dibayarkan Tahun Ini

SANGATTA – Meski telah mengambil alih pengelolaan air bersih di kawasan Perkantoran Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) di Bukit Pelangi sejak Agustus 2016, namun Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tuah Benua belum mendapat pendapatan yang berarti. Pasalnya, hampir 50 persen kantor dinas dan badan tersebut belum membayarkan rekening tagihan penggunaan air bersihnya.

“Jika dihitung, jumlah hutang tunggakan pembayarannya lebih dari Rp 80 juta. Tunggakan ini terjadi diakibatkan kondisi defisit yang dialami Pemkab tahun lalu,” ucap Direktur Utama PDAM Tirta Tuah Benua Aji Mirni Mawarni.

Walaupun terjadi tunggakan pembayaran, lanjut dia, nilai ini belum begitu mempengaruhi kinerja PDAM Kutim dalam memberikan pelayanan air bersih. Sebab, dalam pengelolaan air bersih di Bukit Pelangi, PDAM Kutim masih mendapatkan subsidi pembiayaan bahan bakar solar.

“Untungnya disitu. Tapi, saat kita ambil alih, biaya Rp 400 juta kita keluarkan untuk perbaikan dan perawatan jaringan. Karena kondisinya saat itu banyak pipa yang bocor jadi harus diganti. Kemudian kita juga menyiapkan sistem pengolahan airasi atau penyaringan kandungan unsur besi air, yang disiapkan di beberapa titik,” jelasnya.

Mawar menyebut, meski menjadi bagian dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), namun hutang tagihan rekening air bersih yang menunggak di dinas dan instansi tersebut tetap harus terbayarkan pada tahun ini. Terlebih hutang tersebut sudah masuk dalam laporan audit keuangan PDAM Kutim oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Kaltim. Selain itu, saat ini PDAM Kutim tengah mengupayakan Full Cost Recovery (FCS) atau perhitungan tarif air, yang kemungkinan akan mulai diberlakukan pada pertengahan tahun ini.

“Perhitungan tarif air ini dilakukan agar kami (PDAM Kutim, Red.) mampu menutupi biaya produksi dan operasional. Sehingga kami mampu mandiri tanpa pembiayaan pemerintah daerah dan bisa memberikan keuntungan dan pendapatan bagi Kutim,” tutupnya. (aj)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dilantik Serentak, Kerja Panitia Dinilai Lamban

Next Post

Kutim Tampung 70 Ribu Warga Miskin

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.