• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kasus Lakalantas 2016 Menurun, 47 Pengendara Tewas di Jalan

by M Zulfikar Akbar
2 Januari 2017, 13:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Dok. Radar Kutim

Dok. Radar Kutim

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Insiden kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) menjadi momok bagi masyarakat Kutai Timur (Kutim). Bagaimana tidak, dari medio Januari-Desember 2016 sebanyak 47 pengendara meregang nyawa di jalan. (lihat grafik). Kendati demikian, dilihat secara keseluruhan, kasus tersebut justru mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kapolres Kutim AKBP Rino Eko didampingi Kasat Lantas AKP Ramadhanil mengatakan, penyebab kecelakaan rata-rata akibat human error, atau kelalaian dari pengendara itu sendiri. Selain itu, juga akibat masih buruknya kualitas infrastruktur.

“Kebanyakan kecelakaan itu, karena kurang berhati-hatinya pengendara. Misalnya, mengendarai kendaraan dengan kecepatan tinggi, akibatnya kendaraan oleng dan terjatuh dan menabrak kendaraan lainnya,” sebut Kapolres.

Baca Juga:  Target Polres Kutim 2017, Tanamkan Budaya Melawan Kejahatan

Sangatta Utara menempati peringkat pertama dengan tingkat kasus kecelakaan tertinggi. Kedua, disusul Muara Wahau dan Bengalon, serta daerah Teluk Pandan dan Sangatta Selatan. “Sangatta inikan daerah perkotaan, jumlah kendaraan banyak, otomatis potensi kecelakaan juga tinggi,” tuturnya.

Adapun titik paling rawan kecelakaan yakni disepanjang Jalan Poros Sangatta-Bontang, Jalan Poros Sangatta-Bengalon dan Poros Muara Wahau-Kongbeng. Sebagai kawasan jalan lintas provinsi, setiap harinya banyak kendaraan yang melintas di daerah itu.

“Kebanyakan kecelakaan melibatkan antara motor dengan mobil, kemudian motor dengan motor. Dari puluhan laporan kasus kecelakaan yang kita tanggani itu, rata-rata korbannya adalah pengendara motor dan meninggal dunia,” ungkapnya.

AKP Ramadhanil menyebut, dari segi usia para korban, didominasi usia 20-35 tahun ke atas. Mereka rata-rata berprofesi sebagai pekerja swasta, seperti karyawan perusahaan tambang dan perkebunan kelapa sawit. Korban dari kalangan pelajar juga terbilang cukup tinggi.

Baca Juga:  Jalan Amblas di KM 6 Bontang Dikeluhkan, Berulang Kali Sebabkan Kecelakaan

“Biasanya, insiden kecelakaan terjadi diwaktu pagi dan malam hari. Tapi kebanyakan sih, malam hari. Biasanya karena faktor sopir atau pengendara yang memaksa berkendaraan, padahal kondisinya sedang mengantuk,” tuturnya.

Dari laporan kecelakaan itu, beberapa diantaranya telah diproses secara hukum. Karena terbukti bersalah dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Sementara beberapa diantaranya, diselesaikan secara kekeluargaan antar pihak terkait. “Beberapa diantara pelaku penabrakan, ada yang sudah kita tahan,” ungkapnya

Sementara untuk angka pelanggaran Lalulintas, lanjut dia, mengalami peningkatan sebesar 27,3 persen dari tahun 2015, yakni sebanyak 5.790 pelanggar. Sebagian besar karena tidak menggunakan helm saat berkendara, tidak mempunyai SIM, melawan arus, serta pelanggaran lainnya.

Baca Juga:  Jukir Merajalela di Pasar Induk ,Dispenda Kutim Berikan Warning 

Dia pun menghimbau, supaya masyarakat dapat lebih ekstra berhati-hati dan taat terhadap aturan saat berkendaraan. Khususnya ketika akan melakukan perjalanan jauh.

“Yang harus jadi prioritas bagi masyarakat, keselamatan adalah nomor satu. Keselamatan juga harus dijadikan kebutuhan hidup. Polisi sebatas melakukan upaya pencegahan, namun yang menjalankan itu sepenuhnya adalah masyarakat itu sendiri,” serunya. (aj)

Tags: kutimlakalantas
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tahun Baru Disambut Banjir

Next Post

Wuiih… Pengunjung Mangrove BSD Tembus 8 Ribu

Related Posts

Tak Kuat Menanjak, Truk Muatan Pasir Terguling di Tanjakan Terminal Bontang
Bontang

Tak Kuat Menanjak, Truk Muatan Pasir Terguling di Tanjakan Terminal Bontang

23 Oktober 2026, 18:46
Kronologi Tabrakan di Sangkima, Truk Tangki Diduga Masuk Jalur Lawan
Bontang

Kronologi Tabrakan di Sangkima, Truk Tangki Diduga Masuk Jalur Lawan

22 Oktober 2026, 19:38
Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar
Kaltim

Proyek Rp12,8 Miliar di Kutim Diperiksa Kejari, Dugaan Kerugian Negara Capai Rp2,25 Miliar

25 September 2026, 15:18
Bus Karyawan Tambang dan Truk Tabrakan di Poros Bontang-Samarinda, Korban Terjepit
Bontang

Bus Karyawan Tambang dan Truk Tabrakan di Poros Bontang-Samarinda, Korban Terjepit

21 September 2026, 19:14
Truk Trailer Bawa Alat Berat Melintang di Poros Samarinda-Bontang, Arus Lalu Lintas Terganggu
Bontang

Truk Trailer Bawa Alat Berat Melintang di Poros Samarinda-Bontang, Arus Lalu Lintas Terganggu

20 Agustus 2026, 12:16
Kakek 70 Tahun Meninggal Usai Tabrak Kayu yang Diangkut Pikap di Loktuan Bontang
Bontang

Kakek 70 Tahun Meninggal Usai Tabrak Kayu yang Diangkut Pikap di Loktuan Bontang

20 Agustus 2026, 11:30

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.