• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kekerasan Seksual pada Perempuan dan Anak Masih Tinggi, Korban Tak Berani Melapor

by Redaksi Bontang Post
9 Juli 2022, 10:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi kekerasan seksual.

Ilustrasi kekerasan seksual.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) mencatat angka kekerasan seksual pada perempuan dan anak di Bontang masih tinggi. Pada semester pertama tahun ini terdapat 16 kasus. Angka ini sama dengan semester pertama tahun lalu.

“Angkanya memang masih sama,” kata Kepala DPPKB dr Bahauddin.

Rinciannya lima kasus kekerasan seksual pada perempuan. Sementara pada anak jumlahnya lebih tinggi yakni 11. Pada tahun lalu perbandingannya yaitu satu kasus menyasar korban perempuan. Sisanya pada anak.

Menurutnya sejauh ini UPT PPA telah melayani masyarakat. Setelah menerima laporan pengaduan akan melakukan pemberian layanan sesuai dengan lima Fungsi UPTD. Meliputi penjangkauan korban, pengelolaan kasus, penampungan sementara korban, mediasi, hingga pendampingan korban.

Baca Juga:  Pria Ini Cabuli Bocah 5 Tahun, Korban Meninggal Dunia

“Baik saat menjalani proses hukum, aspek kesehatan, psikologis, rohani, dan psikososial,” ucapnya.

Mengenai lama pendampingan disesuaikan dengan kebutuhan korban. UPTD PPA berupaya melakukan pendampingan sampai kondisi korban dan keluarga mampu pulih secara psikis dan sosial.

Adapun kesulitan yang dihadapi masih banyak masyarakat kota Bontang tidak berani. Dalam melaporkan kasus kekekrasan terhadap perempuan dan anak yang terjadi di sekitar. Selain itu kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak masih dianggap sebagai aib.

“Sehingga tidak dilaporkan,” tutur dia.

Langkah yang dilakukan DPPKB selama ini ialah melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehubungan keberadaan UPTD PPA kota Bontang. Ia menjelaskan apabila masyarakat mengalami, mengetahui, dan mendengar adanya kekekrasan terhadap perempuan dan anak dapat menghubungi call center 112. Serta hotline pengaduan UPTD PPA 08115940777 dan 08115413355.

Baca Juga:  Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

Terbaru, kisah tragis menimpa Bunga (bukan nama sebenarnya). Pasalnya, ia kini mengandung usia tujuh bulan. Dari seorang yang bukan pasangan sahnya. Perkara ini pun telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Bontang.

Jaksa Penuntut Umum Ardiansyah mengatakan terdakwa yakni A merupakan tetangga korban. Kejadian itu berawal ketika korban sering menuju arah rumah terdakwa. Tepatnya di Berbas Pantai, Bontang Selatan.

“Korban ini sering lewat depan rumah terdakwa. Karena kasihan terdakwa sering memberikan uang,” kata Ardiansyah.

Diduga karena sering diberi, korban juga semakin intensif mendatangi kos terdakwa. Bahkan pintu kos terdakwa sering terbuka lebar. Meskipun saat itu terdakwa sedang tidur.  Diketahui terdakwa sendirian di kos tersebut. Ia berstatus duda karena istrinya meninggal dunia sebelumnya. Anak satu-satunya juga telah berkeluarga.

Baca Juga:  Oknum Honorer Pemkot Bontang Diduga Lakukan Pelecehan Seksual ke Anak Tiri

“Karena saat itu sedang naik hasrat maka langsung menyetubuhi korban. Pengakuan terdakwa, korban yang membuka bajunya sendiri,” ucapnya.

Pelaku mengakui perbuatannya. Tetapi saat ditanyakan berapa kali melakukan persetubuhan, ia lupa. Namun berdasarkan pengakuan korban sebanyak tiga kali. Kurun waktu 2021 hingga 2022. Saat kejadian korban berusia 18 tahun 11 bulan. (ak)

Tags: kekerasan seksual
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kuota Dua Sekolah Dasar Masih Lowong

Next Post

Rayakan Iduladha dengan Sajian Tongseng Kambing

Related Posts

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat
Kriminal

Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

27 Oktober 2026, 17:03
Mahasiswa Unmul Diduga Lecehkan 10 Mahasiswi, Terduga Pelaku Diskorsing 1 Semester
Kriminal

Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

26 Oktober 2026, 14:16
Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga
Kriminal

Lansia di Bontang Jadi Tersangka Pelecehan Anak, Polisi Sebut Pernah Terjerat Kasus

2 Oktober 2026, 07:04
Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga
Kriminal

Lansia di Bontang Diduga Lecehkan Anak Temannya, Sempat Kabur hingga Dikejar Warga

30 September 2026, 22:47
Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang
Kriminal

Datang Minta Hotspot, Pria Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Penjaga Kedai di Bontang

20 Agustus 2026, 20:15
Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku
Kriminal

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku

19 Juli 2026, 21:26

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.