Ajak Pelajar Bontang Berkompetisi Secara Islami
BONTANG – Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) 2017 tingkat SD, SMP, SMA/SMK se-Bontang telah sukses digelar, Kamis (27/5) kemarin di Musala Kemenag Bontang. Kegiatan Pekan PAI resmi ditutup oleh Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Bontang Drs H Sulaiman, dilanjutkan dengan pembagian hadiah bagi para pemenang. Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran.
Perlombaan Pekan PAI terdiri dari delapan cabang perlombaan, meliputi Lomba Musabaqah Tilawatil Quran, Musabaqah Hidzfil Quran, Pidato Pendidikan Agama Islam, Lomba Cerdas Cermat, Kaligrafi Islam, Debat Pendidikan Agama Islam, Kreasi Busana, dan hingga Lomba Nasyid.
Kreasi busana menjadi lomba terunik didalam Pekan PAI tersebut. Karena siswi dituntut untuk dapat mendesain busana sendiri, mempresentasikan hasil serta memperagakan karyanya. Diharapkan melalui cara ini peserta mampu mengembangkan kreatifitas dan menumbuhkan minat terhadap pelajaran PAI sekaligus pengamalannya.
Acara yang dilaksanakan per dua tahun sekali ini merupakan pelaksanaan yang ke-5. Diikuti sekitar 400 siswa SD, SMP hingga SMA/SMK se-Bontang. Perlombaan berlangsung selama enam hari sejak Jumat (21/5) lalu.
Hadiah dan piala diserahkankan langsung oleh Ketua Panitia Pekan PAI Badaruddin Banna, Drs Kepala Kantor Kemenag H Sulaiman, dan Kepala Pendidikan Islam Kemenang H Tasnim Muin. Juara umum tingkat SD diraih oleh SDIT Yabis, tingkat SMP dan SMA diraih SMP YPVDP.
Nantinya, pemenang juara pertama akan mengikuti perlombaan PAI ke tingkat provinsi pada Mei mendatang yang akan diikuti sekitar 31 orang. “Bagi peserta yang belum berkesampatan menang, diharapkan tidak putus asa karena dalam perlombaan Pekan PAI ini tidak ada yang kalah dalam pandangan Allah SWT jika diniatkan karena Allah,” ujar Kepala Kantor Kemenag dalam sambutannya.
Ia pun mendukung acara dua tahunan yang diikuti oleh siswa tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK se-Bontang tersebut. “Acara semacam ini tentunya sangat penting, terkait Pendidikan Agama Islam itu sendiri. Ternyata, mata pelajaran PAI juga bisa dilombakan seperti mata pelajaran lainnya,” harap dia.
Sementara itu, Badaruddin menjelaskan bahwa kegiatan ini akan menjadi wadah baru bagi pelajar se-Bontang untuk mengasah kreatifitas, inovasi, serta sportifitas yang islami. “Inti dari acara ini agar pelajar di Kota Taman mampu mengamalkan Pendidikan Agama Islam yang telah didapat melalui mata pelajaran di sekolah.” tutupnya. (*/iya/sos)






