bontangpost.id – Skrining dan diagnosa merupakan kunci dalam pengobatan terhadap penyakit yang diderita pasien. Dalam hal ini, RSUD Taman Husada Bontang memberikan pelayanan terhadap semua penyakit di Laboratorium Patologi Anatomi (PA).
Adapun jenis pemeriksaan yang dilakukan di laboratorium PA, yakni dari jaringan operasi (histopatologi) dan cairan tubuh (Sitopatologi).
“Pemeriksaan histopatologi dan sipatologi merupakan standar pemeriksaan Laboratorium PA yang sebaiknya dimiliki rumah sakit tipe B yang telah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dokter patologi Anatomi,” kata Koordinator Laboratorium Patologi Antomi RSUD Taman Husada Bontang dr Norsikawaty Haya, Sp. PA saat dikonfirmasi, Sabtu (9/3/2024).
Ia menjelaskan, dalam praktiknya. Sebelum dokter klinisi menentukan tindakan selanjutnya terhadap pasien, terlebih dahulu jaringan dan cairan milik pasien akan dikirimkan ke laboratorium untuk dilakukan skrining dan diagnosa.
Semisal, pasien yang memiliki benjolan, maka dokter klinisi akan mengirim pasien ke Laboratorium PA untuk dilakukan tindakan aspirasi, lalu kemudian memeriksa cairan dari benjolan tersebut menggunakan mikroskop di laboratorium.
Dari pemeriksaan itu, nanti akan terlihat apakah benjolan tersebut adalah tumor jinak atau ganas atau mungkin hanya infeksi.
“Nanti pasien akan membawa hasil diagnosa kepada dokter yang meminta. Untuk mendapatkan tindakan selanjutnya” terangnya.
Ia mengaku, saat ini menerima jumlah kunjungan pasien per hari sebanyak 5 pasien. Maka, rerata dalam sebulan menerima kunjungan 60-70 pasien.
“Kami terus memberikan pelayanan prima terhadap pasien,” tandasnya. (*)







