• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Ragam

Kenali Equinox, Fenomena Hari Tanpa Bayangan Penanda Perubahan Musim

by M Zulfikar Akbar
21 Maret 2019, 20:30
in Ragam
Reading Time: 1 min read
0
Ilustrasi fenomena equinox. (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Ilustrasi fenomena equinox. (Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Share on FacebookShare on Twitter

Fenomena equinox atau dikenal dengan hari tanpa bayangan yang terjadi pada Maret menjadi penanda titik balik musim semi.

Bagi masyarakat di belahan Bumi utara, equinox menandakan akan datangnya musim panas. Sebaliknya, masyarakat di belahan Bumi akan merasakan musim dingin.

Selain terjadi di bulan Maret, dalam setahun equinox juga menghampiri di bulan September.

Dilansir Time and Date, fenomena equinox pada Maret ini kerap digunakan oleh astronom untuk mengukur tahun tropis atau waktu yang dibutuhkan Bumi untuk menyelesaikan satu orbit tunggal mengelilingi matahari.

Bumi biasanya mengorbit matahari pada poros 23.5 derajat, artinya belahan bumi saling bertukar mendapatkan kehangatan sinar matahari.

Dua kali dalam setahun, orbit Bumi dan kemiringan sumbunya bergabung. Hal ini membuat matahari yang berada tepat di atas garis ekuator akan membentuk garis pemisah antara bagian terang dan gelap (biasa disebut terminator atau zona senja) melalui kutub utara dan selatan.

Baca Juga:  Terungkap!! Misteri Sayap Lalat Secara Ilmiah

Mengutip National Geographic, terminator itu tidak dengan sempurna membagi Bumi menjadi bagian gelap dan terang, karena atmosfer Bumi akan membengkokkan diri ke sinar matahari sejauh 60 kilometer.

Dengan kata lain, satu setengah dari planet yang kita huni ini masih sedikit lebih terang dibandingkan lainnya.

Faktanya, Bumi bukan satu-satunya planet yang mengalami fenomena equinox. Semua planet di tata surya mengalami fenomena serupa.

Pada 2009 silam, robot Cassini milik NASA yang mengorbit di sekitar planet Saturnus menangkap titik balik planet cincin itu. Seperti di Bumi, equinox juga terjadi setiap enam bulan atau 15 tahun sekali waktu Bumi. (din/evn/cnn)

Tags: equinoxsains
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Detik-detik Lion Air Jatuh, Kopilot Teriak ‘Allahu Akbar’

Next Post

Hore! Wali Kota Siap Naikkan Gaji PNS

Related Posts

Terungkap!! Misteri Sayap Lalat Secara Ilmiah
Breaking News

Terungkap!! Misteri Sayap Lalat Secara Ilmiah

15 Januari 2017, 11:36
Ilmuwan: Bulan Berusia 4,51 Miliar Tahun
Breaking News

Ilmuwan: Bulan Berusia 4,51 Miliar Tahun

15 Januari 2017, 11:34
Ini Pemicu Tenggelamnya Titanic, Ternyata Bukan Cuma Karena Es!
Breaking News

Ini Pemicu Tenggelamnya Titanic, Ternyata Bukan Cuma Karena Es!

8 Januari 2017, 11:17

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Bontang Absen di Singa Cup

    1 shares
    Share 1 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.