• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Kepastian Haji, Indonesia Beri Tenggat Waktu Arab Saudi Sampai Awal Maret

by Redaksi Bontang Post
18 Februari 2021, 11:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Pemerintah tak bisa menunggu lama ketetapan penyelenggaraan haji 2021 dari Arab Saudi. Kemenag memberi batas waktu atau deadline sampai awal Maret. Jika tidak kunjung ada kejelasan dari Saudi, haji tahun ini dibatalkan seperti 2020 lalu.

Sikap tegas pemerintah itu disampaikan langsung Menag Yaqut Cholil Qoumas saat menerima rombongan Forum Silaturahmi Asosiasi Travel Haji dan Umrah (SATHU) Senin (15/2/2021). ’’Kami punya dateline Maret. Pastikan mau berangkat atau tidak. Itu dulu, masalah kuota itu perihal berikutnya,’’ kata Yaqut dalam pertemuan tertutup itu.

Dalam pertemuan itu Yaqut mengatakan hampir setiap pekan sekali mereka berkoordinasi dengan pemerintah Saudi soal haji 2021. Dalam komunikasi tersebut pemerintah Indonesia juga menyampaikan bahwa deadline atau batas toleransi kesiapan penyelenggaraan haji tahun sampai awal Maret. Jika sampai batas waktu tersebut belum ada kepastian penyelenggaraan haji, pemerintah Indonesia tidak siap menyelenggarakan haji.

Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Oman Fathurahman belum bersedia komentar banyak soal adanya tenggat waktu penyelenggaraan haji itu. ’’Tenggat waktu itu bagian dari kalkulasi kemungkinan penyelenggaraan haji. Karena tahapan dan persiapannya banyak,’’ tuturnya (16/2/2021) sore.

Guru besar UIN Syarif Hidayatullah itu mengatakan terus memonitor informasi terkini penyelenggaraan haji 2021 dari pemerintah Arab Saudi. Dia menegaskan belum ada kabar soal kuota haji tahun ini, termasuk untuk Indonesia.

Wakil Ketua Komisi VIII (membidangi agama) DPR Marwan Dasopang mengatakan mereka memahami jika Kemenag akhirnya membuat limitasi kesiapan penyelenggaraan haji tersebut. Dia mengatakan penyelenggaraan haji bukan perkara yang mudah. Sebab jamaah haji Indonesia adalah yang terbesar di dunia.

’’Belum lagi di masa pandemi seperti sekarang. Tentu butuh persiapan lebih,’’ katanya.

Politisi PKB itu mengatakan dalam situasi normal, pembahasan biaya haji sejatinya harus selesai Februari. Kemudian diputuskan dalam bentuk Keputusan Presiden (Keppres). Tahun lalu Presiden Joko Widodo menandatangani Keppres biaya haji pada 12 Maret. Dengan masa haji yang selalu maju setiap tahunnya, Keppres biaya haji juga harus ikut maju.

Selain itu pemerintah harus memiliki waktu yang cukup untuk pembuatan dokumen-dokumen perjalanan haji. Khususnya paspor. Kemudian juga pembuatan visa. Lalu kontrak-kontrak layanan haji di Saudi. Dia mengatakan segala pelaksanaan teknis haji itu bisa berjalan ketika biaya haji sudah disahkan. Kondisi yang terjadi sekarang pembahasan ongkos haji antara DPR dengan Kemenag belum berjalan.

Anggota Dewan Pembina Forum SATHU Muhammad Ali Amin mendukung langkah yang dilakukan Menag Yaqut mendesak Saudi untuk segera memutuskan kepastian penyelenggaraan haji 2021. ’’Kami mengapresiasi upaya Kemenag. Sehingga keputusan haji dari Saudi, tidak keluar last minute,’’ katanya.

Forum SATHU yang menaungi travel haji dan umrah juga berkepentingan dengan keputusan haji tahun ini. Sebab mereka memiliki tugas memberangkatakan jamaah haji khusus. Tahun lalu kuota haji khusus untuk Indonesia ditetapkan sebanyak 18.480 orang.

Juru bicara Forum SATHU mengatakan mereka bersama pemerintah berhasil mengatasi permasalah penyelenggaraan haji dan umrah. Diantaranya adalah negosiasi untuk menunda kenaikan harga layanan jamaah haji di Arafah, Mudzalifah, dan Mina (Armuzna).
’’Sebelumnya selama belasan tahun pihak muasasah di Saudi selalu menaikkan harga Armina. Tetapi sejak ada forum ini tidak naik lagi,’’ katanya.

Selain itu mereka juga berhasil negosiasi dengan muasasah untuk menempati maktab atau lokasi jamaah sesuai yang diinginkan. Pihak Saudi menyadarai bahwa Indonesia membawa kontribusi besar dalam penyelenggaraan haji.

Sebagai contoh dengan kuota haji khusus 17 ribu saja, setara dengan 70 juta riyal atau sekitar Rp 260 miliar untuk biaya layanan di Arafah dan Mina saat musim haji. Belum lagi biaya yang dikeluarkan dalam penyelenggaraan umrah setiap tahunnya. (wan)

Tags: haji 2021keberangkatan haji
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Dandim Dorong Penerapan PPKM Mikro

Next Post

Jika PPKM Mikro Diterapkan, Pemetaan RT Jadi Tugas Kelurahan

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan dan Angin Kencang Robohkan Rumah Warga di Gang Bakau Indah Bontang Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.