• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Keterangan Pembantu: Pelaku Pembunuhan 3 Orang, Todong Pakai Pistol dan Golok

by BontangPost
28 Desember 2016, 07:29
in Breaking News, Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Petugas melakukan olah TKP. Foto: Jawa Pos

Petugas melakukan olah TKP. Foto: Jawa Pos

Share on FacebookShare on Twitter

Pembunuhan sadis satu keluarga menggemparkan publik kemarin (27/12). Insiden itu terjadi di rumah seorang arsitek bernama Doni Triono, 59, di Pulomas, Jakarta Timur. Dalam tragedi itu, enam dari 11 penghuni rumah tewas setelah disekap dalam kamar mandi pembantu berukuran 1 x 2 meter persegi selama 18 jam. Polisi menduga, pelakunya berjumlah tiga orang.

Informasi tersebut didapat dari salah seorang pembantu rumah tangga yang selamat dari peristiwa itu. ”Keterangan pembantu, ada dua yang menodong korban pakai pistol dan satu lagi bawa golok,” ujar Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F. Kurniawan di lokasi kejadian kemarin.

Hendy menyampaikan, pelaku tersebut mendatangi rumah Dodi Triono pada Senin sore (26/12). Saat itu, yang menjadi korban penodongan adalah Yanto, sopir dari Dodi. “Dari keterangan pembantu yang selamat, saat itu Yanto baru mau mengeluarkan mobil, saat baru buka pagar kemudian datang para pelaku,” ucap dia.

Namun, Hendy belum dapat memastikan hal tersebut. Sebab, polisi masih mendalami kasus ini dan meminta keterangan dari para saksi lainnya. Di lokasi rumah korban, polisi menghentikan olah TKP sekitar pukul 16.00 berbarengan dengan dibawanya 5 jenazah korban ke RS Polri.

Baca Juga:  Perampok di BTN PKT Indekos di Depan Rumah Korban

Sementara satu jenazah atas nama Tasrok sudah dibawa sejak Selasa siang ke RS Kartika. Saat itu Tasrok memang masih ada nadinya, namun dalam perjalanan ke rumah sakit korban meninggal dunia.

Kapolda Metro Jaya Irjenpol M. Iriawan mengatakan, pihaknya belum mengetahui motif para pelaku pembunuhan. Saat ditanya apakah ada barang yang hilang. Kapolda mengaku baru akan meneliti dan menelusuri. Dia juga mengatakan dugaan sementara belum bisa ditentukan. “Apakah ini perampokan, pembunuhan berencana atau keduanya masih kami dalami, soalnya nggak ada barang yang hilang,” kata Jenderal bintang dua ini saat meninjau TKP, siang.

Namun, ia mengakui ada luka lecet yang dialami oleh beberapa korban. “Mereka disekap kamar mandi ukuran kecil dari Senin sore hingga pagi tadi, dugaan sementara korban kehabisan oksigen,” imbuhnya. Terkait CCTV yang terpasang di tkp. Iriawan mengaku jika rekaman ada yang hilang akan menjadi barang bukti selanjutnya. Tapi ia enggan bilang kalau CCTV yang terpasang hilang diambil pelaku. “Jangan dulu bilang hilang. Kita akan selidiki kalau kemungkinan itu terjadi,” ujarnya.

Baca Juga:  Pelaku Pembunuhan Pulomas Sulit Dijerat Hukuman Mati?

Namun pernyataan Kapolda berbeda dengan salah seorang pembantu Dodi Triono, Sugeng, 32. Kata Sugeng, rekaman CCTV hilang. “Soalnya pas saya cek, rekamannya nggak ada,” kata Sugeng.
Sugeng, Lutfi dan ketua RW 16, Abdul Gani, 45, dan polisi usai mendobrak pintu kamar mandi pembantu langsung mengevakuasi korban ke ruang tengah. Dalam kamar mandi itu shower masih bunyi sehinga para korban pakaianya basah.

Gani tak menyangka petaka disiang bolong ini menimpa kerabatnya, Dodi triono. “Saya kaget melihat ketua RT saya dengan kondisi begitu. Dia ketua RT 12. Kenapa musibah ini menimpa ke orang baik,” cetusnya.

Gani menjelaskan, kondisi tubuh Dodi saat itu sangat mengenaskan. “Jadi ada luka di dada kiri perut sebelah kanan dan kiri. Di lehernya juga ada luka sayatan. Dodi Cuma pakai kaos putih sama celana pendek putih. Darah seger juga masih keluar tuh dari leher,” aku Gani.

Baca Juga:  Firasat Terakhir: Mama I Love You. Kangen, Mama Saya Sudah Belajar Salat

Tidak hanya sang ayah, Gani menuturkan salah seorang anak perempuan Dodi, Diona Arika Andra Putri, 16, juga dalam kondisi penuh darah dan ditemukan tanpa pakaian atas. Sementara itu tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jaktim pun dikerahkan untuk mengetahui jejak pelaku. Bahkan Tim K9 pun turut serta.

Sekitar pukul 13.30, K9 sembilan mulai menyisir rumah korban, lalu hewan itu ke luar rumah dan menyisir jalanan hingga 300 meter. Setelah itu anjing tersebut masuk ke kampus Ismi. Menyisir setiap sudut kampus termasuk kantin, namun tak ada hasil. Anjing itu pun kembali ke TKP. Sekitar pukul 13.50, K9 kembali keluar rumah korban dan menyisir jalanan hingga 200 meter. Kali itu masuk ke sekolah TK, namun, tak ada barang bukti yang diambil. (gum)

Tags: pembunuhan sadis pulaugadungperampokperampokan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Motif Pembunuhan, Antara Proyek Asian Games dan Persaingan Antaristri

Next Post

Ancol Pusat Pesta Pergantian Tahun

Related Posts

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku
Kriminal

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku

19 Juli 2026, 21:26
Heboh Begal di Bukit Kusnodo, Guru SD Kutim Ternyata Dikeroyok 3 Orang
Kriminal

Heboh Begal di Bukit Kusnodo, Guru SD Kutim Ternyata Dikeroyok 3 Orang

9 April 2026, 23:05
Guru SD Kutim Dibegal di Bukit Kusnodo Bontang, Diduga Diserang Lebih dari Tiga Orang
Kriminal

Guru SD Kutim Dibegal di Bukit Kusnodo Bontang, Diduga Diserang Lebih dari Tiga Orang

7 April 2026, 11:07
Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok
Kriminal

Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok

13 Desember 2025, 19:02
Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta
Kriminal

Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta

13 Desember 2025, 17:11
Polisi Gulung Komplotan Perampok BRILink Kutim, Kasus Lama di Kaubun Masih Gelap
Kriminal

Polisi Gulung Komplotan Perampok BRILink Kutim, Kasus Lama di Kaubun Masih Gelap

2 Oktober 2025, 14:28

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.