KONI Berharap Sepak Bola Bontang Kembali Bergairah
BONTANG – Beberapa kandidat diprediksi siap meramaikan bursa ketua Asosiasi Kota Pengurus Sepak Bola Seluruh Indonesia (Askot PSSI) Bontang. Hal ini tentunya menarik Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) selaku induk cabang olahraga (cabor) di Kota Taman.
Ketua KONI Bontang, H Aminullah berharap, siapapun yang terpilih sebagai ketua PSSI, harus mampu menjalankan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) organisasinya. Jangan sampai, nahkoda bagi induk sepak bola tersebut malah menjadikan PSSI sebagai organisasi vakum.
“Siapapun yang terpilih, harus bisa menjalankan tupoksi di PSSI. Selain itu juga bisa menyatukan perbedaan pengurus. Selama ini kan sudah vakum. Harapan saya, PSSI ke depan bisa eksis lagi,” kata pria yang karib disapa H Emil itu, Senin (27/2) kemarin.
Sebagai induk cabor, H Emil juga berharap agar PSSI mampu membangkitkan kembali sepak bola Bontang. Baik itu untuk usia dini, remaja, hingga ke jenjang profesional.
“Siapapun yang terpilih bisa mengakomodir semua lapisan sepak bola Bontang. Gelar turnamen baik open atau agenda,” imbaunya.
H Emil juga miris dengan kondisi saat ini. Menurutnya, Bontang dikenal sebagai gudangnya pemain usia dini. Namun, saat ini pembinaan macet lantaran program PSSI tidak jalan.
“Kasihan, di Bontang ini banyak bibit. Bontang adalah barometer usia dini. Banyak pemain bisa dibina untuk menuju level nasional maupun profesional,” jelasnya.
Untuk itulah, H Emil juga berpesan agar klub pemilik suara atau voter harus realistis. “Pilih yang tahu dan paham soal sepak bola. Jangan pilih yang tidak tahu tugasnya. Siapapun berhak maju. Silakan beradu program,” katanya.
Diberitakan sejak Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI akan menunjuk karteker ketua PSSI Bontang, beberapa nama diisukan akan maju. Mereka berasal memiliki latar belakang berbeda. Mulai dari jurnalis, politisi, pengusaha, hingga TNI.
Beberapa di antaranya, eks General Manager Bontang FC, Andi Faisal Sofyan Hasdam, putra Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni yang saat ini menjabat sebagai ketua harian Garuda Nusantara Football Academy (GNFA). Selain itu ada nama Arnold Rasyid, calon periode lalu yang menjadi inisiator berdirinya Komite Pemerhati Sepak Bola Bontang (KPSB). Wakil ketua PSSI Bontang saat ini, Andi Amri juga digadang-gadang maju.
Nama lain yang diprediksi maju adalah Pimpinan Cabang Auto 2000 Bontang Wahyudi Romadhon serta Pasiminlog Den Arhanud Rudal 002 Bontang Kapten Arh Muhammad Jabal. Keduanya merupakan pendiri tim sepak bola Galatama FC, tim yang beranggotakan eks pemain profesional, pelatih, pemerhati dan penggiat sepak bola, hingga jurnalis.
Pimpinan Forum Sekolah Sepak Bola Indonesia (Fossbi) Kaltim juga dikabarkan siap maju. Mereka adalah ketua Fossbi Kaltim yang juga manajer PKT FC Nurkhalid, serta sekretaris Fossbi Kaltim Supriansyah yang berlatar belakang pemain profesional dan kini menjadi pelatih.
Nama berikutnya adalah Suryadi “Bagong” Ishak, eks Manajer Soeratin Bontang 2014, yang sukses membawa Bontang U-17 menjuarai Soeratin Kaltim dua tahun berturut-turut. Dia merupakan pemilik PS Putra Bontang, salah satu voter PSSI.
Nama terakhir adalah Guntur Marchista Sunan. Saat ini, dia menjabat sebagai kepala redaksi Bontang Post, media terbesar di Bontang-Kutim. Eks Manajer Soeratin Bontang 2016 itu juga sukses mengantarkan SSB Bontang menjadi juara turnamen sepak bola usia dini tingkat Asia di Singapura 2015 lalu. Selain itu, dia merupakan Local Media Officer Bontang FC 2012-2011-2016. (gun)







