• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

TPP Pejabat Esselon Dipangkas,Imbas Merosotnya Anggaran

by BontangPost
28 Februari 2017, 12:59
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Bupati Kutim Ismunandar(Dok/Radar Kutim)

Bupati Kutim Ismunandar(Dok/Radar Kutim)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Kondisi krisis keuangan, menuntut Pemerintah Kutai Timur mengambil sejumlah langkah efisiensi besar-besaran. Setelah gaji Tenaga Kontrak Kerja Daerah (TK2D) yang dipangkas, kini giliran pejabat esselon yang ikut terdampak. Pemangkasan dilakukan terhadap Tunjangan Tambahan Penghasilan (TPP) yang nilainya mencapai 20 persen.

“Besaran pemotongan TPP pejabat struktural saya rasa tidak terlalu besar. Karena jika ada pejabat eselon yang mendapat TPP sebesar Rp 2 juta perbulan, maka dengan dipototong 20 persen hanya sekitar Rp  400 ribu saja. Sisanya juga masih ada sekitar Rp 1,6 juta,” kata Bupati Kutai Timur Ismunandar.

Dia mengatakan, pemotongan insentif atau TPP bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Kutim hanya diberlakukan kepada pejabat eselonnya saja. Kebijakan ini juga dinilai sudah adil dan merata. Karena bagi Tenaga Kerja Kontrak Daerah (TK2D) Kutim juga dilakukan pemotongan 10 persen dari jumlah gaji perbulannya. Sementara bagi PNS biasa tidak diberlakukan pemangkasan.

Baca Juga:  Pemkab Minta BPN Terbitkan Sertifikat  

“Saya rasa itu demi keadilan. Apalagi, sekarang kondisi keuangan daerah sedang sulit. Sehingga pejabat eselon juga perlu turut mengencangkan ikat pinggang,” ucapnya.

Senada, Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah mengatakan, pertimbangan pemerintah dalam melakukan pemangkasan nilai TPP pejabat eselon ini sudah melalui pertimbangan matang.

Disebabkan besarnya beban pembiayaan pembangunan di tengah kondisi krisis keuangan. Sehingga tidak semua pembiayaan bisa dibebankan di anggaran murni tahun ini. Karenanya, selain mencoba memenuhi kekurangan anggaran pada anggaran perubahan 2017 nanti, Pemkab Kutim juga terpaksa melakukan efisiensi dengan memangkas tunjangan bagi pejabat eselon Kutim.

“Pada anggaran perubahan nanti selain menganggarkan sisa TPP, pemerintah juga harus menyiapkan anggaran untuk pembayaran insentif guru, serta sebagian pembiayaan operasional Anggaran Dana Desa (ADD). Jadi efisiensi memang harus benar-benar dilakukan,” ujar Irawansyah.

Baca Juga:  Jelang Lebaran, Kepala OPD Jangan 'Kabur' Duluan 

Sementara untuk pekerjaan fisik, kata dia, sepenuhnya memang dibebankan dalam APBD Perubahan Kutim 2017. Selain memangkas TPP pejabat eselon, Pemkab Kutim juga mengurangi besaran gaji untuk TK2D sebesar 10 persen.

“Jadi pemangkasan gaji TK2D juga positif kita pangkas 10 persen setiap bulannya,” tutupnya. (aj)

Tags: devisit anggaranpejabatpemkab kutimPemotongan TPP
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Waduh!!! Banyak Warga Tak Miliki KTP Kutim, Termasuk PNS dan Honorer 

Next Post

Ketua PSSI Harus Tahu Tupoksi

Related Posts

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham
Kaltim

Pemkab Kutim Anggarkan Rp 261 Juta untuk Tisu Toilet, Bupati; Saya Tidak Paham

8 Desember 2025, 19:06
71 Pejabat Kepala Daerah Dievaluasi
Nasional

71 Pejabat Kepala Daerah Dievaluasi

21 Desember 2022, 20:30
Utang Proyek PL Mulai Dibayar
Breaking News

Janji Dilunasi Pemkab Kutim, Kontraktor Masih Resah

21 Januari 2019, 19:20
Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang
Pemkot Bontang

Gubernur Restui Dusun Sidrap Masuk Bontang

3 Januari 2019, 18:01
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Pemerintah Diminta Kembalikan Uang Daerah
Breaking News

Pemerintah Diminta Kembalikan Uang Daerah

19 Desember 2018, 15:25

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.