• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Kisah Remaja Asal Bontang Diterkam Buaya, Bertarung dengan Tangan Kosong

by Fitri Wahyuningsih
31 Januari 2022, 16:36
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Orangtua RP menceritakan kronologi putranya diterkam buaya (Nasrullah/bontangpost.id)

Orangtua RP menceritakan kronologi putranya diterkam buaya (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Remaja 12 tahun itu sedang asik-asiknya bermain di laut bersama 5 anggota keluarganya ketika buaya menyambarnya di Pantai Pasir Putih, Desa Teluk Singkama, Kutai Timur, Minggu (30/1/2022) kemarin. Ketika moncong predator itu mulai menyambar pinggang dan lengan kanan RP, sontak keluarga yang bermain dengannya di laut tadi berhamburan, lari tunggang-langgang menyelamatkan diri ke daratan.

“Buaya, buaya. RP ditarik buaya,” teriak seorang keluarga dengan nada ketakutan.

“Mak, tolong aku mak,” teriak RP, kala dirinya pelan-pelan diseret buaya ke tengah laut.

Mulanya, di siang menyedihkan itu, korban bersama keluarnya, berangkat dari Bontang, Minggu (30/1/2022) siang ke Kutim. Tujuan mereka memang hanya untuk berlibur.

Mereka tiba di Pantai Pasir Putih sekira pukul 12.10. Karena sedang terik-teriknya, ditambah waktunya makan siang, sang ibu, Damarin (36) memintanya untuk makan. Namun dia menolak, karena merasa tak lapar. Selepasnya, dia diikuti kakak, adik, paman, dan 2 anggota keluarga lain menuju bibir pantai.

Baca Juga:  Bocah Bontang Diterkam Buaya lalu Diseret ke Tengah Laut

Laiknya orang yang lama tak berjumpa lautan, Ikki’ kegirangan. Dia menceburkan diri ke laut, walau air masih dangkal. Dia berjongkok. Posisi RP berada di tengah. Diapit keluarga yang lain.

Tubuh mereka terkepung air laut yang sekilas tampak kecokelatan. Senyum mengembang sembari memainkan percik air. Namun segalanya berubah ketika binatang predator berukuran sekira 3 meter menyerang bokong dan lengan kanan RP.

“Akkkhhh,” teriak RP
“Akkkhhh, kasih kayu, kasih kayu,” sahut keluarganya.

“Mak, Mak, tolong aku, Mak,” RP kembali berteriak.

Teriakan yang sudah bercampur tangisan itu pecah di udara. Dari bibir pantai, Damarin (36), ibu RP, berusaha mendekati anak ke duanya itu, sembari membawa sebatang kayu untuk digunakan memukul buaya.

“Anakku, anakku, ya Tuhan, anakku,” katanya sembari menangis.

Baca Juga:  Anak 16 Tahun di Selambai Duel dengan Buaya

Namun Damarin tak kuasa melangkah lebih jauh. Ia sendiri takut kalau ada predator lain yang bersarang di lautan.

Dari pinggir laut, Damarin hanya bisa terduduk lesu sembari terisak. Dalam hati terus membatin, berdoa. Berharap agar Tuhan memberikan keajaiban pada sang anak.

“Menangis saja saya di pinggir pantai. Bagaimana sudah anakku ini, ya Tuhan,” ucapnya ketika ditemui di kediamannya, Jalan Letjen S Parman, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Senin (31/1/2022) pagi.

Damarin bilang, sekitar 15 menit putranya berjibaku melawan buaya di laut. Dia ditarik sekitar 15 meter dari tempatnya pertama diserang. Sepanjang pergulatan itu, dari jauh RP berusaha mempertahankan diri. Dia memukul kepala buaya dengan tangan kosong. Dan berusaha melepas moncong buaya dari pinggang dan lengannya.

“Dia coba buka mulut buaya itu supaya lepas dari badannya. Matanya juga ditutup. Tapi lama-lama dia (RP) kelelahan juga. Sempat teriak anakku, bilang ‘Mak, aku sudah enggak kuat,” ucap Damarin.

Baca Juga:  Warga Muara Badak Disambar Buaya saat Berada di Empang

Dari bibir pantai, anggota keluarga yang lain, yang jumlahnya sekitar 13 orang, teriak ke buaya yang menyerang RP. Minta remaja yang duduk di kelas 6 SD itu dilepaskan.

“Lepaskan itu (RP). Satu nenek moyang saja kita,” seru anggota keluarga.

Tak berselang lama, ketika sudah lelah, predator itu malah meninggalkan RP. Remaja 12 tahun itu lantas berjalan sendiri, mendekat daratan. “Terima kasih, Tuhan. Terima kasih,” kata keluarga yang melihat buaya itu justru menjauh dengan sendirinya.

Tiba di bibir pantai, RP segera dilarikan ke Klinik PT Pertamina Sangkima Sangatta Field. Pinggang remaja itu mengalami luka. Lengan kanannya mendapat 9 jahitan. 1 jahitan untuk lapisan kulit dalam, 8 untuk lapisan kulit luar.

“Sekitar jam 3 (sore) kami bawa kembali ke Bontang,” tandas Damarin. (*)

Tags: buaya kutimdisambar buayaSerangan Buaya
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sarankan Rantang Kasih Tak Pakai APBD, Agus Haris; Libatkan Pejabat dan Perusahaan

Next Post

Delapan Pemain Timnas Indonesia Positif Covid-19

Related Posts

Pria di Muara Badak Diserang Buaya Usai Buang Air di Tepi Sungai
Kaltim

Pria di Muara Badak Diserang Buaya Usai Buang Air di Tepi Sungai

28 Juli 2026, 10:31
Habitat Menyusut, Buaya Kian Sering Muncul di Pesisir Kutai Timur dan Ancam Pariwisata
Kaltim

Habitat Menyusut, Buaya Kian Sering Muncul di Pesisir Kutai Timur dan Ancam Pariwisata

13 Juli 2026, 14:33
Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya
Bontang

Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya

3 Maret 2026, 15:07
BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU
Bontang

BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU

2 Maret 2026, 19:20
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Tak Punya BPJS, Biaya Perawatan Andalkan Urunan

2 Maret 2026, 13:00
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU

2 Maret 2026, 07:15

Terpopuler

  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemadaman Listrik Ganggu Usaha Kuliner Bontang, Mesin Kopi Rusak hingga Pesanan Batal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.