• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Ambil Air Wudu, Warga di Kotim Diterkam Buaya

by BontangPost
9 Juni 2021, 11:30
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Teror buaya di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berlanjut. Kali ini predator mematikan tersebut menyerang warga Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, Senin (7/6/2021). Terus berulangnya serangan satwa tersebut menjadi peringatan serius bagi warga yang tinggal di bantaran sungai agar lebih berhati-hati beraktivitas.

Korban serangan buaya tersebut adalah Yelni alias Iyel, seorang tenaga pendidik. Dia diserang saat ingin mengambil air wudu untuk salat subuh. Satwa mematikan tersebut langsung menerkam Yelni.

”Belum selesai saya mengambil air wudu, baru membersihkan tangan, kaki saya sudah diserang. Saat itu saya belum tahu yang menyerang buaya. Saya lihat kaki saya sudah berdarah. Karena penasaran, saya lihat lagi apa yang menyerang, ternyata saya diserang lagi di lutut,” ujar Yelni.

Yelni berusaha merangkak dan melarikan diri ke atas rumah. Melihat mangsanya kabur, buaya itu kembali ke sungai. ”Saat serangan kedua itu saya sempat menghindar dan saya jelas melihat buaya itu naik. Ukurannya hampir seperti galon dan panjangnya sekitar tiga meter dengan mulutnya yang panjang. Kalau orang sini menyebutnya buaya sapit,” katanya.

Setelah selamat dari serangan predator tersebut, Yelni dilarikan ke puskesmas. Dia juga melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cempaga dan berharap buaya tersebut dapat ditangkap agar tidak menyerang warga lagi.

Baca Juga:  Anak 11 Tahun di Tanjung Limau Disambar Buaya saat Bermain

”Warga di sini memang setiap hari beraktivitas di lanting. Jadi, kami harap buaya ditangkap, karena sangat membahayakan. Saya bahkan tidak bisa berjalan karena serangan itu. Menekuk kaki pun tidak bisa,” tutur guru SMPN 6 Cempaga ini.

Kepala Desa Sungai Paring M Usuf mengatakan, kemunculan buaya di Desa Sungai Paring belakangan ini sering terjadi. Bahkan, beberapa warga melihatnya secara langsung. ”Warga yang memancing malam-malam sering menjumpainya,” ujar Usuf.

Usuf berharap dengan kejadian itu warga bisa lebih berhati-hati lagi saat beraktivitas di sungai agar kejadian serupa tidak terulang. Ganasnya buaya bisa mengancam keselamatan warga.

Yelni merupakan korban kedua serangan buaya dalam beberapa tahun terakhir di Sungai Cempaga. Pada 28 Desember 2017 lalu, Basuni, warga Desa Sungai Paring, Kecamatan Cempaga, harus menerima luka jahit di tangannya. Dia diserang buaya berukuran sekitar 4 meter saat turun ke lanting.

Baca Juga:  Kakek Duel Lawan Buaya, Lengan Kiri Sobek, “Diselamatkan” Batang Kayu 

Usuf mengaku tidak mengetahui persis penyebab buaya tersebut sampai mengganas. ”Buaya itu biasanya muncul terus di sungai desa kami. Buaya itu kerap melintas hingga muara Sungai Cempaga menuju Sungai Mentaya,” ujarnya.

Selain di wilayah Desa Sungai Paring, informasinya buaya juga menampakkan diri di desa tetangga, Luwuk Bunter. Menurut warga setempat, buaya muncul dan memperlihatkan diri baru beberapa tahun belakangan ini. Padahal, sejak puluhan tahun silam warga tak pernah menjumpai hewan tersebut. (ang/ign)
Print Friendly, PDF & Email
Tags: Serangan Buaya
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Penumpang Membeludak, Pelni Kesulitan Lakukan Pembatasan

Next Post

Isran Noor Restui Kampung Sidrap Diserahkan ke Bontang

Related Posts

Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya
Bontang

Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya

3 Maret 2026, 15:07
BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU
Bontang

BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU

2 Maret 2026, 19:20
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Tak Punya BPJS, Biaya Perawatan Andalkan Urunan

2 Maret 2026, 13:00
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU

2 Maret 2026, 07:15
Serangan Buaya di Loktuan Bontang, Bocah 11 Tahun Jadi Korban
Bontang

Serangan Buaya di Loktuan Bontang, Bocah 11 Tahun Jadi Korban

28 Februari 2026, 17:14
Kronologi Serangan Buaya di Tanjung Limau Bontang; Luka Menganga di Dua Kaki
Bontang

Kronologi Serangan Buaya di Tanjung Limau Bontang; Luka Menganga di Dua Kaki

24 November 2025, 20:55

Terpopuler

  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.