• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

BPJS Akhirnya Aktif, Korban Buaya Loktuan Bontang Masih Berjuang di ICU

by Dwi Kurniawan Nugroho
2 Maret 2026, 19:20
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Bocah 11 tahun korban serangan buaya di RT 08, Kelurahan Loktuan, yang sebelumnya terkendala administrasi kependudukan, kini telah memiliki BPJS Kesehatan.

Lurah Loktuan, Supriadi, memastikan persoalan administrasi tersebut telah diselesaikan. Data kependudukan korban sudah disinkronisasi dan dimasukkan ke dalam Kartu Keluarga (KK) milik tantenya.

“Sudah disinkronisasi data kependudukannya. KK tantenya sudah dikaitkan agar sang anak bisa dijamin BPJS,” ujarnya.

Meski persoalan administrasi telah rampung, kondisi korban hingga saat ini masih kritis. Abisar masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RS PKT pasca-serangan buaya yang terjadi saat ia berenang di kawasan rawa ketika air laut pasang beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya

“Masih kondisinya kritis hingga saat ini,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, di tengah kondisi kritis usai diterkam buaya, Abisar juga menghadapi persoalan lain karena tidak memiliki jaminan kesehatan. Hingga Minggu (1/3/2026), korban masih dirawat intensif di ruang ICU dan belum sadarkan diri.

Saat pertama kali mendapat penanganan medis, korban diketahui belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Bhabinkamtibmas Loktuan, Aiptu Bambang Sumantri, menjelaskan ketiadaan BPJS tersebut berawal dari persoalan administrasi kependudukan. Korban tidak tercatat dalam Kartu Keluarga (KK), sehingga tidak memiliki akses terhadap fasilitas jaminan kesehatan maupun layanan publik lainnya. Biaya perawatan pun sempat mengandalkan donasi dan urunan warga.

“Bahkan ia tidak bisa bersekolah karena tidak memiliki dokumen kependudukan,” ungkapnya. (*)

Baca Juga:  Kronologi Serangan Buaya di Tanjung Limau Bontang; Luka Menganga di Dua Kaki
Tags: Buaya selambaiSerangan Buaya
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tiga Destinasi Wisata Bontang Resmi Terapkan Retribusi, Ini Besaran Tarifnya

Next Post

Lewati Fase Kritis, Bocah Korban Buaya di Loktuan Bontang Mulai Membaik

Related Posts

Pria di Muara Badak Diserang Buaya Usai Buang Air di Tepi Sungai
Kaltim

Pria di Muara Badak Diserang Buaya Usai Buang Air di Tepi Sungai

28 Juli 2026, 10:31
Habitat Menyusut, Buaya Kian Sering Muncul di Pesisir Kutai Timur dan Ancam Pariwisata
Kaltim

Habitat Menyusut, Buaya Kian Sering Muncul di Pesisir Kutai Timur dan Ancam Pariwisata

13 Juli 2026, 14:33
Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya
Bontang

Populasi Dinilai Membahayakan, Wali Kota Bontang Instruksikan Penangkapan Buaya

3 Maret 2026, 15:07
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Tak Punya BPJS, Biaya Perawatan Andalkan Urunan

2 Maret 2026, 13:00
Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU
Bontang

Bocah Korban Serangan Buaya di Loktuan Bontang Kritis, Dirawat Intensif di ICU

2 Maret 2026, 07:15
Serangan Buaya di Loktuan Bontang, Bocah 11 Tahun Jadi Korban
Bontang

Serangan Buaya di Loktuan Bontang, Bocah 11 Tahun Jadi Korban

28 Februari 2026, 17:14

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.