• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Koalisi Gemuk Tak Jaminan, Faktor Individu dan Mesin Koalisi Menentukan

by Redaksi Bontang Post
13 Desember 2020, 11:38
in Bontang
Reading Time: 3 mins read
0
Basri Rase dan Najirah saat mendaftarka ke KPU Bontang, 7 Oktober 2020. Meski hanya diusung dua partai politik, namun sementara unggul dari pesaingnya yang diusung delapan partai parlemen. (dok)

Basri Rase dan Najirah saat mendaftarka ke KPU Bontang, 7 Oktober 2020. Meski hanya diusung dua partai politik, namun sementara unggul dari pesaingnya yang diusung delapan partai parlemen. (dok)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Koalisi gemuk bukan jaminan bisa unggul telak di pesta demokrasi. Pemandangan itu sementara terjadi di dua daerah di Kaltim yang menggelar Pilkada Serentak 2020, 9 Desember lalu. Yakni Kutai Timur (Kutim) dan Bontang. Di Pilkada Kutim, pasangan Mahyunadi-Lulu Kinsu yang diusung Golkar, PKB, NasDem, PAN, PDIP dan Gerindra, dengan total 23 kursi parlemen, untuk sementara perolehan suaranya tertinggal.

Dikutip dari laman pilkada2020.kpu.go.id (11/12) sekira pukul 19.57 Wita, pasangan tersebut berada di posisi kedua dengan persentase perolehan suara sementara 36,4 persen. Di posisi teratas, milik pasangan Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang. Calon bupati dan wakil bupati Kutim itu diusung PKS, Demokrat, dan Berkarya dengan jumlah delapan kursi di parlemen. Hingga kemarin, persentase perolehan suara Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang mencapai 47,1 persen.

Di Bontang, koalisi gemuk untuk sementara juga tumbang. Pasangan nomor urut 02, Neni Moerniaeni-Joni yang diusung delapan parpol parlemen, untuk sementara perolehan suaranya tertinggal. Padahal, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota ini diusung Golkar, NasDem, Gerindra, PKS, Hanura, PAN, Berkarya, dan PPP dengan total 20 kursi. Ditambah lima parpol non-parlemen. Yakni Demokrat, PSI, Perindo, PKPI, dan Garuda.

Baca Juga:  Sikapi Hasil Hitung Cepat, Agus Haris: Kami Hormati, Jangan Ada Lagi Permusuhan

Sementara itu, lawannya, Basri Rase-Najirah hanya diusung oleh dua parpol. Yaitu PDI Perjuangan dan PKB dengan jumlah lima kursi. Meskipun sedikit, tetapi itu sudah memenuhi ketentuan dari KPU. Pengamat politik Universitas Mulawarman (Unmul) Lutfi Wahyudi mengatakan, fenomena ini bersifat insidental. Sebab, tidak dapat diambil kesimpulan bahwa gerbong besar akan kalah di Pilkada Bontang 2020.

“Saya kurang yakin dengan faktor demikian yang terjadi,” kata Lutfi.

Menurutnya, besar-tidaknya atau banyak-kecilnya parpol memang tidak menjamin akan memenangkan pertempuran di pesta demokrasi. Karena dukungan parpol ialah tiket untuk memenuhi persyaratan saat pencalonan. “Kesuksesan selanjutnya berkenaan dengan individu dari paslon itu sendiri,” ucapnya.

Pun dipastikan, hasil pemilihan legislatif (pileg) tidak dapat menjadi acuan dengan pilkada. Tetapi sering terjadi di pelbagai daerah bahwa pilihan partai politik untuk mendukung paslon tertentu tidak linier dengan pilihan masyarakat terhadap calon kepala daerahnya.

Baca Juga:  Basri-Najirah Daftar ke KPU

Dijelaskan Lutfi, situasi itu akan selaras jika partai itu ialah partai kader dan militan. Di Indonesia, yang masuk klasifikasi itu hanya PDI Perjuangan dan PKS. PKS mempunyai basis militan dan loyal. Sementara PDI Perjuangan simpatisannya memiliki rasa loyal, tetapi tidak terlalu kuat militansinya. Akan tetapi, PKS ini memiliki karakteristik berbeda. Jika yang diusung bukan kader sendiri, tidak ada kewajiban mengikuti arahan partai.

Arahan partai bersifat strategi politik. Berbeda dengan PDI Perjuangan apa yang diinstruksikan oleh DPP maka akan diikuti oleh simpatisannya.  “Walaupun tidak 100 persen. Tapi, paling tidak punya persentase yang lebih tinggi dengan partai lain,” tutur dia.

Disebutkan Lutfi, pada Pilkada Bontang 2020, kemungkinan partai pengusung Neni-Joni tetap jalan. Akan tetapi tidak sepenuh hati. Sehingga jumlah suara yang didapatkan tidak bisa memenangkan pilwali kali ini.

“Ibarat orang jalan itu gerbongnya ikut tetapi orang di dalamnya pikirannya beda-beda,” urainya.

Berdasarkan perhitungan sementara tim pemenangan Basri Rase-Najirah kemarin, paslon nomor urut 01 meraup 45.094 suara. Sementara lawannya memperoleh 40.503 suara dari tiga kecamatan di Bontang. “Ada selisih sebesar 4.591 suara,” kata Maming, ketua Tim Pemenangan Basri Rase-Najirah dikonfirmasi Kaltim Post kemarin.

Baca Juga:  Demokrat Berlabuh ke Neni-Joni

Ia meyakini hasil penghitungan cepat ini tidak selisih jauh dengan yang nanti ditetapkan oleh KPU. Sebab, tim mengacu kepada hasil formulir C1 di seluruh TPS yang ada.

“Penghitungan ini sudah selesai dalam 1×24 jam pasca-penghitungan suara di TPS,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Tim Pemenangan Lintas Partai Neni-Joni, Agus Haris meminta agar agar seluruh elemen untuk tetap tenang menanti penetapan dari pihak penyelenggara. “Berdasarkan quick count kan sudah ada hasil. Itulah kehendak dan keputusan rakyat terhadap mereka (pasangan calon),” terangnya.

Politikus Partai Gerindra ini meyakini, hasil yang didapat adalah untuk kemajuan dan pelayanan ke masyarakat yang lebih baik. Seluruh pihak harus menerima secara lapang dada berkenaan hasil ini. “Tidak usah mencari alasan terhadap hasil yang dicapai, karena proses sudah dijalani. Kembali normal seperti biasa. Tidak ada pertentangan,” pungkasnya. (*/ak/riz/k15)

Tags: Basri-najirahneni joni
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Sekolah di Zona Merah Dilarang Gelar Pembelajaran Tatap Muka

Next Post

Beli Anggur, Cabuli Pacar, Meringkuk di Penjara

Related Posts

Pisah Kenang Wali Kota dan Wawali Periode 2021-2025; Terima Kasih Basri-Najirah
Bontang

Pisah Kenang Wali Kota dan Wawali Periode 2021-2025; Terima Kasih Basri-Najirah

27 Februari 2025, 15:57
Basri Rase-Najirah Kembali Bekerja Usai Cuti Kampanye, Monitor Seluruh OPD
Bontang

Basri Rase-Najirah Kembali Bekerja Usai Cuti Kampanye, Monitor Seluruh OPD

25 November 2024, 11:19
Basri-Najirah Digadang Bakal Kembali Berpasangan di Pilkada Bontang
Bontang

Basri-Najirah Digadang Bakal Kembali Berpasangan di Pilkada Bontang

15 Maret 2024, 16:35
Dua Janji Politik Basri-Najirah Terealisasi
Bontang

Dua Janji Politik Basri-Najirah Terealisasi

13 Oktober 2022, 14:30
Capaian 2021, Basri-Najirah Boyong 12 Penghargaan
Bontang

Capaian 2021, Basri-Najirah Boyong 12 Penghargaan

22 Maret 2022, 12:00
Pidato Perdana Pemimpin Bontang; Siap Bekerja Supertim
Bontang

Pidato Perdana Pemimpin Bontang; Siap Bekerja Supertim

26 April 2021, 18:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.