SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kaltim kembali menggelar jalan sehat di lapangan GOR Madya Sempaja, Samarinda, Minggu (13/5) kemarin. Kegiatan yang diikuti ratusan peserta ini dalam rangka menyosialisasikan penyelenggaraan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Kaltim 2018.
Kegiatan ini menghadirkan para relawan dari masing-masing calon gubernur dan calon wakil gubernur peserta Pilgub Kaltim. Acara ini mengambil titik start di lapangan Sempaja, lalu keluar ke arah kampus Widya Gama, dan kembali finish di lapangan Sempaja. Pada kesempatan itu, KPU juga membagikan puluhan doorprize kepada para peserta.
Ketua KPU Kaltim, Mohammad Taufik mengatakan, kegiatan ini masih dalam rangkaian sosialisasi pilgub. Mengingat waktu pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) tanggal 27 Juni yang tinggal menghitung hari, maka penting untuk terus menggencarkan sosialisasi.
“Kami mengingatkan kembali kepada masyarakat Kaltim untuk menjaga kesehatan. Baik kepada pemilih, cagub dan cawagub, dan teman-teman penyelenggara. Salah satunya dengan jalan sehat. Dan semoga dengan acara ini, kami penyelenggara pemilu juga semakin sehat dan bersemangat menyukseskan Pilgub Kaltim,” tutur Taufik.

Pada kesempatan itu, Taufik mengajak agar seluruh lapisan masyarakat ikut berpartisipasi aktif menyukseskan ajang pesta demokrasi lima tahunan di Benua Etam. Menurut dia, partisipasi masyarakat adalah kunci sukses atau tidaknya Pilgub Kaltim 2018.
“Bagi masyarakat yang memiliki hak pilih, ayo berbondong-bondong ke TPS. Gunakan hak suaranya. Satu suara yang masyarakat miliki, akan sangat berarti bagi suksesnya Pilgub Kaltim,” imbaunya.
Kata dia, jalan sehat kemarin sekaligus untuk mengakrabkan kembali para cagub dan cawagub, terutama para tim pemenangan dan relawan. Ia menyebut, meskipun di pilgub ada perbedaan pilihan, namun dia tidak ingin hal itu menjadi benih-benih lahirnya perpecahan.
“Perbedaan merupakan sebuah hikmah. Yang harus sama-sama di kedepankan adalah persatuan dan suksesnya Pilgub Kaltim,” ucap dia.
Senada, Komisioner KPU Kaltim, Ida Farida menuturkan, kegiatan jalan sehat menjadi salah satu cara penyelenggara pemilu menjangkau segmen pemilih. Pasalnya, kegiatan sosialisasi seperti ke lingkungan pendidikan, komunitas, dan organisasi kemasyarakat juga telah dilakukan pihaknya.
“Jalan sehat ini salah satu segmen yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Utamanya mereka yang mencintai olahraga. Di Sempaja ini ada cukup banyak masyarakat yang datang berolahraga. Ini harus dimanfaatkan untuk melakukan sosialisasi,” kata dia.
Selain itu, wanita yang akrab dengan jilbab ini mengaku, suksesnya penyelenggaraan Pilgub Kaltim, tidak hanya menjadi tanggung jawab para komisioner KPU. Tetapi juga menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarakat.
“Sosialisasi melalui jalan sehat ini, upaya kami meningkatkan partisipasi pemilih. Kami ingin angka golongan putih (golput) di pilgub kali ini bisa ditekan. Kami ingin masyarakat ikut andil deh dalam menyukseskan pilgub tanggal 27 Juni mendatang,” harapnya. (adv/drh)






