• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Kriminolog: Kasus Pulomas, Pembunuhan Tersadis 2016

by M Zulfikar Akbar
28 Desember 2016, 12:02
in Breaking News, Nasional
Reading Time: 1 min read
0
-Polisi memasang garis polisi di lokasi perampokan di Pulomas, Jakarta Timur.

-Polisi memasang garis polisi di lokasi perampokan di Pulomas, Jakarta Timur.

Share on FacebookShare on Twitter

KOORDINATOR Indonesia Crime Analyst Forum (ICAF) Mustofa Nahrawardaya mengatakan, pembunuhan di Pulomas adalah yang tersadis sepanjang 2016.

Dikatakan sadis karena pembunuhnya membiarkan korbannya meninggal pelan-pelan.

Pelaku juga meninggalkan saksi yang dibiarkan melihat korban lainnya meninggal.

“Ini adalah pembunuhan tersadis di 2016. Dan ini adalah kasus besar yang harus dituntaskan kepolisian,” kata Mustofa di Jakarta, Rabu (28/12).

Dari penilaian Mustofa, para pelaku pembunuhan mengincar sesuatu dari korban yang seorang arsitek.

Karena keinginannya tidak terpenuhi, pelaku membunuh korban-korbannya.

“Kalau dilihat dari kronologisnya, pelaku ini masih punya perasaan juga karena lima korban lainnya (yang dinilai tidak berkepentingan) dibiarkan hidup.‎ Namun, bisa juga pelaku sudah “bosan” sehingga tidak menambahkan daftar korbannya meski korban hidup ini akan mengalami traumatis,” paparnya.

Baca Juga:  Polisi Masih Terus Buru Perampok Rp 1,1 M

Seperti diberitakan, sebelas orang di rumah Dodi Triono disekap di kamar mandi sejak Senin (26/12) sore.

Keberadaan mereka baru diketahui pada Selasa (27/12) pagi.

Namun, enam orang sudah dalam kondisi tewas. Yakni Dodi Triono (59), Andra Putri (16), Dianita Gemma Dzalfayla (9), Amel, serta dua sopir bernama Yanto dan Tasrok.

Sedangkan lima orang lainnya masih dalam kondisi hidup. Yaitu Emi (41), Zanette Kalila Aazaria (13); Santi (22), Fitriyanim (23) dan Windy (23). (esy/jpnn)

Tags: jakartaperampokanpulomassadis
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kejagung Siapkan Enam Saksi, Ahok 10 Saksi

Next Post

Kreativitas Pelajar Berkebutuhan Khusus

Related Posts

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku
Kriminal

Perampokan di Sangatta Berujung Dugaan Kekerasan Seksual, Suami Diikat dan Dipaksa Menyaksikan Aksi Pelaku

19 Juli 2026, 21:26
Heboh Begal di Bukit Kusnodo, Guru SD Kutim Ternyata Dikeroyok 3 Orang
Kriminal

Heboh Begal di Bukit Kusnodo, Guru SD Kutim Ternyata Dikeroyok 3 Orang

9 April 2026, 23:05
Guru SD Kutim Dibegal di Bukit Kusnodo Bontang, Diduga Diserang Lebih dari Tiga Orang
Kriminal

Guru SD Kutim Dibegal di Bukit Kusnodo Bontang, Diduga Diserang Lebih dari Tiga Orang

7 April 2026, 11:07
Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok
Kriminal

Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok

13 Desember 2025, 19:02
Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta
Kriminal

Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta

13 Desember 2025, 17:11
Polisi Gulung Komplotan Perampok BRILink Kutim, Kasus Lama di Kaubun Masih Gelap
Kriminal

Polisi Gulung Komplotan Perampok BRILink Kutim, Kasus Lama di Kaubun Masih Gelap

2 Oktober 2025, 14:28

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.