• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial Pupuk Kaltim

Kualitas dan Efektivitas Teruji, Kitosan Cair Binaan Pupuk Kaltim Siap Tingkatkan Produksi

by Redaksi Bontang Post
23 Agustus 2022, 12:35
in Pupuk Kaltim
Reading Time: 3 mins read
0
Kelompok Cangkang Salona, binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mendulang rupiah dari limbah cangkang kepiting.

Kelompok Cangkang Salona, binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) mendulang rupiah dari limbah cangkang kepiting.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Tepat bakda Ashar, Nurma mulai membentang jaring halus dengan rangka kayu berukuran 3×4 meter di depan rumahnya. Pemukiman atas air RT 01 Selambai, Kelurahan Loktuan Bontang Utara. Seraya menikmati hembusan angin laut di sore hari, Nurma lalu menumpahkan satu karung penuh berisi limbah cangkang rajungan, di atas jaring dengan rangka kayu. Tak lama, lima ibu rumah tangga sekitar tiba menghampiri.

Sambil bercengkrama santai dalam posisi duduk melingkar diatas jaring rangka kayu, para ibu rumah tangga itu mulai memilah satu demi satu limbah rajungan, yang dari pagi dijemur Nurma. Limbah itu setiap hari dia dapat dari pengepul hasil laut di pelabuhan Loktuan.

Satu kali pengambilan, Nurma bisa mendapat hingga 8 kilogram limbah rajungan. Pemilahan pun disesuaikan jenisnya. Mulai dari jepit rajungan, tempurung, siku-siku hingga bagian jari yang dibuang.

“Delapan kilo bisa tiga karung. Itu kami dapat setiap hari karena sudah langganan,” ujar Nurma, saat ditemui beberapa waktu lalu.

Nurma merupakan Ketua Kelompok Cangkang Salona, binaan PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) pada program pemberdayaan masyarakat melalui inovasi olahan kitosan dari cangkang rajungan (Intan Karang). Lima ibu rumah tangga yang ikut memilah limbah rajungan, pun bagian dari kelompok. Sisanya, ada tujuh pemuda Selambai lainnya yang tergabung. Mereka bertanggung jawab di bagian produksi hingga pemasaran. “Totalnya ada 13 anggota dalam kelompok kami,” lanjut Nurma.

Setiap sore, para ibu rumah tangga bertugas memilah limbah cangkang rajungan sebagai bahan baku kitosan. Limbah sengaja di jemur terlebih dulu, untuk memudahkan pemilahan dibanding saat basah. Setelah dipilah, limbah itu akan dibawa ke rumah produksi untuk melalui serangkaian proses.

Aktivitas ini sudah berjalan satu tahun terakhir, sejak produksi kitosan dimulai. Sebelumnya, kelompok yang terbentuk pada 2018 ini dibekali Pupuk Kaltim berbagai pelatihan dan pendampingan. Mulai dari cara memilah limbah, manajemen usaha hingga pelatihan produksi dan pemasaran. Prosesnya berjalan dua tahun lebih, menggandeng berbagai instansi maupun rumah produksi serupa di Indonesia.

“Jadi tugas (ibu rumah tangga) disini hanya mengambil limbah dari pengepul, lalu memilah. Setelahnya dibawa oleh tim produksi,” tandas Nurma.

Pada proses produksi, tanggung jawab diambil alih Ilham Pratama. Pemuda Selambai ini bergabung di kelompok cangkang Salona mulai 2021, atau sejak kelulusan dari sekolah menengah atas. Dia dan tiga anggota lainnya, bertanggungjawab atas seluruh proses di rumah produksi kitosan cangkang salona yang berlokasi di area Koperasi Karyawan Pupuk Kaltim.

“Produksi berlangsung tiap hari. Kami terapkan dua shift, yakni pagi dan sore,” ucap Ilham.

Baca Juga:  Tutup BK3N 2025, Pupuk Kaltim Tekankan Penguatan Budaya K3 di Tiap Aktivitas

Dalam satu bulan, rumah produksi ini mampu mengolah 150 Kg limbah rajungan, dengan hasil rata-rata 60 Kg berbentuk kitin. Dalam arti kata, untuk satu kali produksi, dihasilkan sekira 2 Kg kitin yang selanjutnya diolah menjadi kitosan cair untuk dipasarkan.

Penjualan terbesar saat ini ada pada kitin bubuk dengan pembeli tetap asal Jakarta. Sedangkan kitosan cair masih tahap penjajakan kerjasama penjualan, dengan sejumlah toko pertanian di Kota Bontang. Mengingat produk kitosan cair baru saja melalui uji efektivitas, untuk dosis tepat penggunaan sesuai jenis tanaman.

“Pengiriman kitin kami lakukan tiap bulan ke Jakarta sesuai kapasitas yang dihasilkan. Kalau kitosan cair, beberapa toko di Bontang sudah ada yang siap menerima produk kami,” tambah Rahman.

Baca Juga:  Sambut HUT RI, Pupuk Kaltim dan Karang Taruna Loktuan Gelar Turnamen Voli Putri Antar Kelurahan

Uji efektivitas kitosan cair sudah berjalan satu tahun terakhir, bekerjasama dengan Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda. Uji coba dilakukan pada jenis tanaman pangan, hortikultura hingga tanaman hias.

“Uji efektivitas sangat penting, agar penggunaan dosis sesuai jenis tanaman bisa dipastikan untuk petunjuk pemakaian yang tepat,” ungkap VP TJSL Pupuk Kaltim Anggono Wijaya, saat dikonfirmasi terpisah.

Selain menggandeng akademisi, demonstration plot (demplot) mandiri uji coba efektivitas kitosan cair juga dilakukan Pupuk Kaltim bersama mitra tani perusahaan. Salah satunya komoditas padi, dengan hasil rata-rata mencapai 7 ton per hektare (Ha), dari sebelumnya 5,5 ton/Ha.

“Selain itu juga ujicoba pada sawi. Didapati, serangan hama seperti ulat jadi berkurang. Sebagian besar daun juga tidak ada yang dimakan ulat setelah disemprot kitosan,” terang Anggono.

Dalam waktu dekat, Pupuk Kaltim juga akan menggelar workshop vertikultur bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang, untuk mengenalkan kitosan cair kelompok cangkang salona ke masyarakat. Agar uji efektivitas yang telah dilakukan bisa turut di ujicoba masyarakat Bontang, untuk mengetahui lebih jauh hasil yang didapatkan sesuai dosis pemakaian.

Baca Juga:  Kembangkan Urban Farming dan Pemanfaatan Kitosan, Pupuk Kaltim Bekali Warga Selambai Teknik Vertikultur

“Kita mulai lingkup terdekat dulu bagi warga Selambai, bertahap baru ke wilayah lain di Bontang,” ucap Anggono.

Menurut Anggono, pembinaan kelompok cangkang Salona yang dikelola warga Selambai ini akan terus dikembangkan Pupuk Kaltim. Mulai dari peningkatan kapasitas alat produksi, hingga perluasan potensi pasar. Seluruh tahapan akan didampingi Pupuk Kaltim secara intensif, agar mampu berjalan dengan lebih optimal.

Terlebih kualitas kitin yang dihasikan kelompok ini telah diakui pembeli, dengan komitmen kerjasama dalam jangka panjang. “Makanya produksi perlu kita dorong, agar kapasitas produksi saat ini 60 Kg dalam satu bulan bisa lebih meningkat lagi,” lanjut Anggono.

Dirinya optimis pengolahan limbah rajungan menjadi produk bernilai ekonomis pada program ini mampu berjalan optimal, mengingat potensinya yang terbilang besar. Hal ini salah satu upaya Pupuk Kaltim mendorong kemandirian masyarakat yang berdaya saing, dengan memanfaatkan peluang dari limbah yang selama ini terbuang.

“Sasaran inilah yang akan terus dikembangkan Pupuk Kaltim di sektor pemberdayaan, dengan memberikan nilai tambah yang berdampak ekonomi bagi masyarakat,” pungkas Anggono. (*)

Tags: PKTpupuk kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pemotor Tabrak Truk di Jalan Cipto Mangunkusumo, Polisi Periksa Sopir

Next Post

22 Parpol di Bontang Siap Ramaikan Pemilu 2024, Partai Baru Mendominasi

Related Posts

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana
Pupuk Kaltim

PKT BERSERI Tumbuhkan Potensi Desa dan Kemandirian Petani Bulutana

29 Oktober 2026, 14:36
Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026
Pupuk Kaltim

Jangkau 2.340 Warga Bulutana, Pupuk Indonesia Grup Gelar AKSI 2026

22 Oktober 2026, 19:16
Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026
Pupuk Kaltim

Perkuat Daya Saing Manufaktur Nasional, Pupuk Kaltim Raih Primaniyarta 2026

17 Oktober 2026, 12:04
Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026
Pupuk Kaltim

Dukung Dekarbonisasi, PLTS Atap Pupuk Kaltim Raih ASEAN Energy Awards 2026

17 Oktober 2026, 11:48
Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta
Pupuk Kaltim

Perputaran Ekonomi Selama Pupuk Kaltim Cup Tembus Rp772,9 Juta

15 Oktober 2026, 19:41
Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan
Pupuk Kaltim

Antusiasme Tinggi, Pupuk Kaltim Upayakan PKT Cup Jadi Agenda Tahunan

13 Oktober 2026, 07:03

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.