BONTANG – Drama kartu kuning mewarnai pertandingan antara Penajam Utama FC melawan PS PU Bontang, Selasa (14/8) kemarin di Stadion Bessai Berinta. Total sebanyak 5 kartu kuning keluar dari saku wasit Eka Purwanto yang berasal dari Kutai Kartanegara ini. Rinciannya empat untuk pemain PS PU Bontang dan satu bagi Penajam Utama FC.
Namun pelatih PS PU, Bagus menilai wasit kerap melakukan kesalahan dalam keputusannya. Pelanggaran yang seharusnya berupa peringatan justru diganjar dengan kartu. Demikian pula sebaliknya, pelanggaran yang seharusnya layak mendapat hukuman, tetapi dinyatakan play on (tetap bermain).
“Kalau kemarin (dua hari lalu, Red.) saya bilang tidak adil, kali ini justru fatal atau lebih parah,” kata Bagus usai laga.
Ia pun mempertanyakan jumlah kartu yang banyak keluar. Dikarenakan kans PS PU Bontang lolos ke babak regional masih terbuka. Ia berharap di laga selanjutnya wasit adil dalam memutuskan kejadian di lapangan.
“Saya hanya minta wasit adil, tidak memihak kepada tim siapapun itu,” pintanya.
Sikap kontroversial ini, membuat PS PU Bontang harus berbagi angka dengan Penajam Utama FC, dengan skor akhir yakni 1-1. Berdasarkan pantauan Bontang Post, usai laga tim PS PU sempat mendekati pengadil lapangan. Bahkan beberapa pemain memberikan tepuk tangan tanda memprotes keputusan wasit.
JALANNYA PERTANDINGAN
Skema permainan cepat dilakukan oleh kedua tim. Jual-beli serangan terjadi sejak awal laga dimulai. Penajam Utama FC berhasil unggul terlebih dahulu, setelah pemain bernomor punggung enam M Alhadad sukses menyarangkan si kulit bundar di sisi bagian kiri atas gawang PS PU Bontang.
Lima menit berselang, PS PU menyamakan kedudukan. Bermula dari pelanggaran yang dilakukan oleh pemain belakang Penajam Utama FC, pemain nomor punggung 22 Panji tak menyiakan menjadi algojo tendangan bebas. Tendangannya gagal ditepis kiper Penajam Utama FC yang dikawal oleh Alfian Tigor.
Menit 21 Penajam Utama FC memperoleh peluang emas. Tusukan Bahrunsyah melewati kotak penalti. Sayang tendangan sembari menjatuhkan badannya masih terlalu mudah ditaklukkan bagi kiper PS PU Arifin. Satu menit jelang babak pertama usai, giliran PS PU melewatkan kesempatan. Eksekusi tendangan bebas dari Belvyanus tidak bisa diteruskan oleh Panji.
Pada babak kedua, Penajam Utama FC membuka serangan. Di menit 11 pemain bernomor punggung 12 Dedi Fitrian melakukan percobaan tendangan jarak jauh. Arah bola yang menuju sudut atas tengah gawang PS PU meluncur deras. Sayang Arifin masih bisa menghalaunya sehingga kesempatan mencetak gol pun kandas.
Begitu pula di menit 71. PS PU melakukan serangan melalui tusukan pemain sayapnya. Umpan dari M Faisal gagal dieksekusi oleh Fahri. Sontekannya masih bisa ditangkap Alfian Tigor. Hingga wasit meniup peluit, skor pun tak berubah. (ak)
Hasil Pertandingan 8 Besar Liga 3 Zona Kaltim
Selasa (14/8)
AC Nilam Hanter Muara Badak vs Saturut Berau FC 1-3
Penajam Utama FC vs PS PU Bontang 1-1
Klasemen sementara
Klub Main Menang Seri Kalah Selisih Gol Poin
PS PU Bontang 4 3 1 0 5-1 10
Bontang City FC 3 3 0 0 6-1 9
AC Nilam Hanter Muara Badak 4 2 0 2 7-7 6
Saturut Berau FC 3 1 1 1 3-3 4
MSA FC Kukar 4 1 0 3 4-7 3
Penajam Utama FC 3 0 2 1 1-2 2
Mitra Teras FC Balikpapan 2 0 0 2 1-3 0
Jadwal pertandingan Kamis (16/8) di Stadion Bessai Berinta
Mitra Teras FC Balikpapan vs Bontang City FC 14.00 Wita
MSA FC Kukar vs Saturut Berau FC 16.00 Wita






