• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Lansia Bebas Antri di Puskesmas

by BontangPost
19 Mei 2017, 12:35
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
PASIEN: Pasien di Puskesmas Sangatta Selatan menunggu antri pengambilan obat dari kasir.
(Foto Dhedy/Sangatta Post )

PASIEN: Pasien di Puskesmas Sangatta Selatan menunggu antri pengambilan obat dari kasir. (Foto Dhedy/Sangatta Post )

Share on FacebookShare on Twitter

 

SANGATTA  – Puskesmas Sangatta Selatan mengeluarkan kebijakan baru bagi pasiennya. Bagi pasien Lanjut Usia (Lansia) usia 60 tahun keatas, tidak diperkenankan mengantri seperti pasien lainnya. Mereka bebas antri. Pihak Puskesmas mendahulukan lansia untuk mendapatkan pelayanan utama.

Kepala UPT Puskesmas Sangatta Selatan, Dr. Eko Handoyo  mengatakan, program ini merupakan upaya untuk menghargai orang tua.  Berdasarkan hal itu, pihaknya mulai meninggalkan budaya nomor antrian. Pasalnya, jika mengacu pada hal itu maka kalangan lansia akan terabaikan. Kecuali bagi mereka yang masih kuat dalam mengantri.

“Menuju Puskesmas santun lansia, maka kaum lansia kami bebaskan untuk mengantri. Mereka langsung didahulukan tanpa mengantri lagi. Tanpa mengambil nomor antrian. Jadi langsung bisa berobat. Kecuali yang masih muda masih menerapkan sistem antri agar tertib,” ujar Dr. Eko.

Baca Juga:  Menjamah Destinasi Wisata Baru di Kutim

Dirinya khawatir jika mengikuti antrian yang sudah ditetapkan, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti halnya kelelahan, dan lainnya. Jika demikian, bukannya sembuh dari sakit melainkan menambah penyakit. Untuk itu lansia memiliki keistimewaan tersendiri dalam berobat di Puskesmas. Begitupun bagi mereka yang sudah sakit parah. Meskipun bukan lansia langsung diberikan wadah khusus untuk diberikan perawatan.

“Hal ini juga sudah dihimbau kepada semua masyarakat Sangatta Selatan. Bahkan didepan kasir sudah kami tempel himbauan secara tertulis. Jadi mereka semua sudah mengerti dan tidak lagi protes terkait antrian. Lagi-lagi ini bertujuan untuk santun dan menghargai orang tua kita semua,” kata Eko.

Menanggapai kebijakan itu, Emy salah satu pasien Puskesmas Sangatta Selatan memberikan apresiasi kebijakan tersebut. Ini merupakan terobosan yang laik diterapkan disemua Puskesmas terlebih rumah sakit.

Baca Juga:  Penetapan Perda Miliki Tahapan 

“Karena saya perhatikan banyak yang mengabaikan orang tua. Bahkan sampai tertidur menunggu antrian. Dengan seperti ini maka orang tua merasa dihargai dan cepat terselesaikan masalahnya. Jadi cara ini sudah tepat sekali jika lansia tidak perlu antri seperti yang lain,” katanya. (dy)

 

 

Tags: lansiaSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kapolres Pastikan Hanya Hoax

Next Post

Jelang Ramadan, Kutim Wajib Steril Maksiat

Related Posts

Capaian Vaksinasi Lansia Melejit
Bontang

Capaian Vaksinasi Lansia Melejit

20 April 2021, 13:00
30 Ribu Lansia Jepang Meninggal dalam Kesendirian
Internasional

30 Ribu Lansia Jepang Meninggal dalam Kesendirian

4 Februari 2019, 08:08
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10
Pemkab Harus Terbuka
Breaking News

Pemkab Harus Terbuka

24 Desember 2018, 15:05
Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus
Breaking News

Daerah Perbatasan Butuh Pengawasan Khusus

24 Desember 2018, 15:00

Terpopuler

  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.