• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Luput dari Pengawasan, Balita 11 Bulan di Samarinda Meninggal di Dalam Ember

by Redaksi Bontang Post
10 April 2022, 10:57
in Kaltim
Reading Time: 1 min read
0
Ember dan lokasi korban meninggal.

Ember dan lokasi korban meninggal.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Balita 11 bulan, M Firdaus Ramadhan, meninggal usai tenggelam dalam ember di rumahnya, Jalan Jelawat, Gang 4 Sidodamai, Samarinda, Jumat (8/4/2022) sore.

Saat hari kejadian, korban Ramadhan di rumah hanya bersama pamannya di lantai 2. Kedua orangtua korban sedang bekerja. Sedangkan, kakek korban tertidur.

Informasi yang dihimpun, korban meninggal saat sedang bermain seorang diri di teras lantai 2. Di sana terletak ember berisi air. Lalu, korban menuju ember 5 liter yang terisi lebih dari setengah.

Korban pertama kali ditemukan neneknya, dengan bagian kepala masuk di dalam ember, yang sontak meminta pertolongan warga.

Kasat Reskrim Polres Samarinda Kompol Andika Darma Sena melalui Kasubnit Inafis Polres Samarinda Aipda Harry Cahyadi menjelaskan pihaknya melakukan penyelidikan kasus ini dan membantah kabar korban balita tewas tersiram air panas.

“Informasi dari RT setempat, bahwa adanya anak meninggal dunia karena tersiram air panas tidak benar atau tidak ada,” jelas Harry.

Namun, korban balita meninggal karena adanya kelalaian dari keluarga saat menjaga anak. Ketika kejadian, kakek, nenek, dan keluarga lainnya di lantai bawah.

Polisi kini juga mengamankan ember berwarna abu abu dengan tali hitam di pegangan ember. Dugaan korban meninggal saat dibawa ke rumah sakit. (myn)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Balita MeninggalPengawasan Orangtua
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Armada Kapal Tujuan Surabaya Bakal Ditambah

Next Post

Kejar-kejaran Pakai Badik, Dua Pria di Tanjung Laut Indah Diringkus

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satpolairud Polres Bontang Bongkar Jaringan Sabu di Tanjung Laut Indah, Tiga Orang Diringkus

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuota Produksi Dibatasi, 102 Pekerja Tambang di Bontang Kena PHK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ini Jadwal Lengkap Kapal dari Pelabuhan Loktuan Bontang Selama Mei, Ada Pelni dan Swasta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.