• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Hoaks atau Tidak?

Makan Kangkung di Indonesia Masih Aman

by BontangPost
30 Januari 2018, 11:49
in Hoaks atau Tidak?
Reading Time: 2 mins read
0
HOAX

HOAX

Share on FacebookShare on Twitter

KABAR berikut ini menjadi pembicaraan banyak orang beberapa hari terakhir. Kalau tidak diklarifikasi, bisa-bisa timbul keresahan di kalangan tukang sayur keliling. Kabar itu terkait dengan kangkung yang dilarang di Amerika Serikat karena mengandung zat narkoba.

Informasi berbentuk pesan tersebut banyak menyebar di media sosial. Isinya menyebutkan, untuk menanam, menjual, atau membeli kangkung di AS, seseorang harus memiliki izin khusus. Di negara itu kangkung dianggap sebagai gulma berbahaya yang terbentuk dari air tawar iklim tropis. Penjualan dan pembelian tanaman tersebut harus dapat izin yang dikeluarkan USDA.

“Dari hasil sebuah penelitian yang pernah dilakukan, secara mengejutkan membuktikan bahwa kangkung memiliki kandungan yang secara karakter mirip LSD (lysergic acid diethylamide). Di banyak negara, termasuk Indonesia, LSD dikategorikan sebagai zat psikotropika dan dilarang peredarannya. Berarti, selama ini kita nyimeng dengan kearifan lokal.” Begitulah pesan yang disebarkan akun Facebook Darkside of Dimension. Hingga kemarin, posting-an Darkside of Dimension itu telah disebar ulang sebanyak 6.798 kali.

Baca Juga:  HOAX!!! Kebersihan Kaleng Minuman dan Bahaya Leptospirosis

Dirjen Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Spundik Sudjono mengatakan, memang benar kangkung di Amerika Serikat dikelompokkan sebagai tanaman yang dilarang untuk diangkut dan diimpor, kecuali ada izin khusus. Sebab, lembaga yang mengawasi pertumbuhan dan penyebaran tumbuhan di Amerika Serikat, Federal Noxious Weed Act, pada 1970 menemukan kandungan yang dianggap berbahaya pada kangkung. Karena itu, muncul kebijakan untuk melarang penanaman dan perdagangan kangkung tanpa izin khusus.

Penelitian Federal Noxious Weed Act menyebutkan bahwa kangkung mengandung senyawa mirip LSD. Di Indonesia, zat tersebut masuk golongan psikotropika. Yakni, senyawa alkaloid ergoline yang diklasifikasikan sebagai senyawa hallucinogens.

”Senyawa tersebut jika dikonsumsi dalam jumlah besar akan serupa dengan alkaloid ergoline, dampaknya serupa dengan LSD,” ujar Spundik. Namun, berdasar ilmu pengetahuan secara umum, kangkung memiliki kandungan mineral, vitamin, selenium, zat besi, fosfor, serta vitamin A, B1, dan C.

Baca Juga:  Hoax Masih Saja Susupi Kerusuhan Mako Brimob

Spundik juga menjelaskan kandungan gizi per 100 gr kangkung. Di antaranya, energi (29 kkal), protein (3 gr), lemak (3 gr), karbohidrat (5,4 gr), kalsium 73 mg, fosfor (50 mg), zat besi (3 mg), vitamin A (6.300 IU), vitamin B1 (0,07 mg), dan vitamin C (32 mg).

Di Indonesia kangkung dikenal memiliki banyak manfaat. Yakni, mencegah anemia, melancarkan air seni, antiparasit usus, mencegah diabetes melitus, serta mengatasi mimisan dan insomnia. Kangkung juga dipercaya baik untuk kesehatan mata, mencegah sariawan, haid berlebihan, gusi berdarah, sembelit, serta antioksidan dan antitoksin.

”Kelihatannya Amerika Serikat terpaku pada kandungan senyawa alkaloid ergoline yang baru berefek seperti LSD apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak,” jelasnya. Dia memastikan kandungan LSD di kangkung sangat rendah. ”Untuk memiliki efek seperti narkoba, harus diekstrak dan dimurnikan dulu,” tegas Spundik. Meski begitu, Kementerian Pertanian tetap terus melakukan studi literatur terkait kangkung.

Baca Juga:  HOAX!!! Foto Palsu Ledakan Ponsel di Jok Motor

Jawapos.com (Jawa Pos Grup) juga meminta pendapat soal kangkung itu pada Dekan Fakultas Farmasi Universitas Indonesia Mahdi Jufri. Penjelasan Mahdi juga klop dengan Spundik. ”Kangkung justru bersifat antioksidan,” ujarnya. ”Beberapa penelitian di India, jus kangkung digunakan untuk mengobati orang keracunan opium zat penghasil morfin serta menetralkan seseorang yang keracunan arsenik,” lanjut Mahdi.

Jadi, jangan ragu untuk kembali menyantap kangkung belacan ya. Kecuali takut gigi Anda keselip kangkung seperti lagu ”Bidadari Keseleo”-nya Nella Kharisma. ”Untumu…ono lomboke, ono kangkunge.” (gun/tau/c10/fat)

Fakta

Kandungan LSD pada kangkung sangat rendah. Untuk mendapatlan efek seperti narkoba, harus diekstrak dan dimurnikan dulu.

Tags: Hoax Atau Tidak
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Belum Waktunya, APK Sudah Bertebaran  

Next Post

Hari Ini, 14 Parpol Diverifikasi

Related Posts

Dikira Bukan Istri Sandi
Hoaks atau Tidak?

Dikira Bukan Istri Sandi

19 Oktober 2018, 13:30
Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais
Hoaks atau Tidak?

Viralnya Tulisan Clickbait Kapolri vs Amien Rais

18 Oktober 2018, 11:49
Heboh Paket Gelap di Jogja
Hoaks atau Tidak?

Heboh Paket Gelap di Jogja

16 Oktober 2018, 11:49
Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos
Breaking News

Warga Dihebohkan Informasi Penculikan di Medsos

13 Oktober 2018, 11:05
Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila
Hoaks atau Tidak?

Hoax Dihipnosis Pria Baju Lambang Pancasila

6 Oktober 2018, 11:49
Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap
Hoaks atau Tidak?

Foto Tol Balikpapan–Samarinda, Bukan Gedebage–Cilacap

3 Oktober 2018, 11:49

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekam Medis Tak Catat Persalinan, Polisi Dalami Kabar Jasad Bayi di Bontang Ditukar Bantal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.