• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Mantan Ketua Pansus Banjir Dorong Korban Gugat Pemkot Bontang

by BontangPost
6 Maret 2021, 11:19
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Banjir beberapa waktu di wilayah Api-Api Bontang Utara.

Banjir beberapa waktu di wilayah Api-Api Bontang Utara.

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Banjir yang terjadi beberapa terakhir memunculkan seruan untuk menggugat Pemkot Bontang ke jalur Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Kalau ada yang mau gugat, saya dukung. Karena wali kota tidak menjalankan seluruh rekomendasi kami,” ujar mantan ketua Pansus Banjir DPRD Bontang Bakhtiar Wakkang.

Menurut BW , tidak ada jalan lain yang bisa ditempuh. Pasalnya, anggota dewan juga dilumpuhkan kewenangannya berdasar UU 23/2004. Tak hanya itu, ia mengajak anggota dewan lain untuk menggunakan hak interpelasi. Diketahui, DPRD memiliki hak tersebut untuk meminta keterangan kepada kepala daerah mengenai kebijakan yang penting, strategis, dan berdampak luas pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Salah satu yang akan kami tanyakan ialah soal besaran APBD untuk penanganan banjir. Seperti kami usulkan yakni 10 persen,” ucap politikus Partai NasDem ini.

Baca Juga:  Wawali Bontang Tinjau Banjir, Warga Minta Sungai Dikeruk

Diketahui, Pansus Banjir DPRD telah memberikan 16 rekomendasi penanganan banjir kepada Pemkot Bontang. Poin rekomendasi pertama ialah menyusun kajian induk penanganan banjir. Hingga kini, DPRD belum mendapatkan salinan mengenai kajian ini. “Saya tagih pemerintah, mana kajian induk yang direkomendasikan tim pansus dulu,” pintanya.

Pemkot juga harus melakukan normalisasi sungai, membentuk satgas penanganan banjir, melibatkan perusahaan dalam permasalahan ini, membuat payung hukum, penyediaan lahan untuk polder, pelebaran sungai menjadi 15 meter dengan kedalaman 4 meter.

Rekomendasi lainnya ialah perubahan Amdal Waduk Kanaan, penertiban penggunaan lahan di sempadan sungai, setiap rumah wajib memiliki sumur resapan. Pengembang wajib menyediakan lahan untuk resapan air, pembangunan pintu air di sodetan sungai area PT Badak LNG.

Baca Juga:  Penanggulangan Banjir Akan Libatkan Perusahaan dan Masyarakat

Bagi warga yang bermukim di sempadan sungai juga tidak diberikan fasilitas berupa air, listrik, dan akses jalan. DPRD juga mendorong pemkot untuk menggali potensi pembiayaan penanggulangan banjir di luar APBD. Dengan deadline penyelesaian selama tiga tahun, terhitung rekomendasi pansus keluar. Diketahui, rekomendasi ini ditelurkan pada 19 November 2018. Artinya tenggat waktu maksimal wajib rampung akhir tahun ini.

BW, sapaannya, juga meminta untuk segera dibuatkan Perda Pemanfaatan dan Proteksi Rawa. Akibatnya lahan yang bisa digunakan kantong resapan air kini dijadikan permukiman. Solusi lainnya ialah meminta pemkot untuk segera membuat polder di beberapa titik.

“Rawa itu potensi untuk menampung air, sehingga ada tempat penampungan sementara ketika debit air tinggi sementara kondisi air laut sedang pasang,” sebutnya.

Baca Juga:  Anggaran Penurapan Sungai Bontang Melorot Lagi

Sebelumnya diberitakan, Lurah Api-Api Andiga Mufti menyebut, ada 10 titik banjir pada Kamis (4/3), sekira pukul 09.00 Wita. Di antaranya, Jalan Ahmad Yani, Jalan Pattimura, Jalan Imam Bonjol, di area belakang kantor Kaltim Post Biro Bontang, Jalan Bulutangkis, dan area Bontang Permai. Ketinggian air hingga mencapai 30 sentimeter.

“Sudah banyak yang terendam ini. Tiga belas RT terkena dampak dari 42 RT di kelurahan kami,” pungkasnya. (*/ak/ind/k16)

Tags: banjirBanjir Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Berkendara Dalam Keadaan Mabuk, Pemuda Tewas Hantam Median Jalan

Next Post

Prahara Partai Demokrat, Dari Moeldoko Jadi Ketum Sampai SBY Menyesal

Related Posts

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan
Bontang

Lumpur dan Sampah Sumbat Drainase, Tiga Titik Rawan Banjir di Bontang Dibersihkan

1 Oktober 2026, 11:30
Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir
Pemkot Bontang

Pemkot Bontang Siapkan DED Tiga Polder, Bidik Dana Provinsi dan APBN untuk Atasi Banjir

29 Juni 2026, 17:14
Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar
Bontang

Akses Bontang Kuala Kerap Terendam Rob, Pemkot Siapkan Rp40 Miliar Bangun Trotoar

15 Juni 2026, 19:01
Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal
Bontang

Jalan Awang Long Masih Tergenang, Dinas PUPRK Bontang Akui Drainase Belum Optimal

18 April 2026, 16:13
Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu
Bontang

Dinas PUPR Bontang Sebut Era Fresh Ubah Drainase Jadi Parit Kecil, Picu Aliran Terganggu

15 April 2026, 21:28
Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang
Bontang

Drainase Baru Tak Mampu Atasi Genangan di Jalan Awang Long Bontang

15 April 2026, 18:25

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.