• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Masalah Menelan pada Anak CdLS: Tanda Awal yang Perlu Diwaspadai Orang Tua

by Redaksi Bontang Post
31 Mei 2025, 13:36
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0
Penyakit langka Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) menjadi sorotan dalam peringatan CdLS Awareness Day 2025.

Penyakit langka Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) menjadi sorotan dalam peringatan CdLS Awareness Day 2025.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Jakarta – Penyakit langka Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) menjadi sorotan dalam peringatan CdLS Awareness Day 2025. Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Sindrom Cornelia de Lange Indonesia (YSCI) bekerja sama dengan Prodia di Jakarta.

Cornelia de Lange Syndrome (CdLS) adalah kelainan genetik yang memengaruhi pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu komplikasi umum pada anak dengan CdLS adalah gangguan menelan.

Dalam sesi edukasi CdLS Awareness Day 2025, dokter Elvie Zulka Kautzia, Sp.THT-BKL(K) mengungkapkan bahwa proses menelan membutuhkan kesiapan postur otot leher, trunk, rahang, dan lidah. Bila tidak terkoordinasi, maka anak akan kesulitan makan dan minum.

“Kalau posturnya tidak mendukung, anak bisa tersedak, muntah, bahkan keluar makanan lewat hidung,” ujar Elvie saat memaparkan materinya di Prodia Tower, Jakarta, Selasa (27/5/2025).

Gangguan menelan sering terjadi karena masalah pada saluran pernapasan dan pencernaan. Anak dengan CdLS kerap mengalami kondisi seperti laringomalacia atau aspirasi cairan ke paru-paru.

Gejala awal yang perlu diwaspadai antara lain napas berbunyi dari tenggorokan, menyusu terlalu lama tapi napas ngos-ngosan, hingga muntah disertai tersedak. “Kalau nangisnya pelan itu pertanda kondisi tenggorokan yang tidak baik,” sambung Elvie.

Penting bagi orangtua untuk segera memeriksakan anak ke dokter saat gejala awal muncul. Diagnosis dini bisa membantu mencegah komplikasi serius.

Menurut Nurin A. Listyasari, Konselor Genetik, diagnosis CdLS dapat dilakukan dengan metode skoring awal. Namun, jika hasil skoring rendah, maka pemeriksaan molekular diperlukan untuk memastikan mutasi genetik yang menjadi penyebabnya.

Peringatan CdLS Awareness Day 2025 mengusung tema “Embrace Diversity, Achieve Equality”. Acara ini dihadiri oleh 7 anak dengan CdLS beserta orangtua, tenaga medis, Kemenkes, Komnas Distabilitas, para donatur seperti Lions Club serta Comet dan temen-teman komunitas lainnya.

Momen paling mengharukan dalam acara ini adalah saat Nadhifa Azmina Irfan, anak dengan CdLS berusia 16 tahun, membacakan tilawah Al-Qur’an. Hafalan juz 28 hingga 30 yang dimilikinya menjadi simbol kekuatan dan harapan komunitas CdLS di Indonesia.

Dalam sesi penutup, video anak-anak CdLS yang tersenyum ceria ditayangkan. Keceriaan ini menjadi semangat untuk terus mengedukasi masyarakat tentang CdLS.

Sebagai informasi, pada acara ini juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara YSCI dan Prodia, ini menjadi simbol komitmen kolaboratif untuk mendukung riset, edukasi, dan layanan bagi keluarga CdLS di masa depan. (*)

Tags: Cornelia de Lange Syndrome
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Ayah Tiri di Bontang Aniaya Anak Menggunakan Stik Golf

Next Post

Gibran Janji Pindah ke IKN 2026, Syaratnya Istana dan Kantor Wapres Selesai Akhir 2025

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wanita di Loktuan Bontang Diringkus Polisi, Sabu Ditemukan di Pinggir Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.