• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Masih Ada Orang Tua Tolak Vaksin MR 

by BontangPost
2 Agustus 2018, 11:00
in Breaking News
Reading Time: 1 min read
0
HARUS VAKSIN: Salah satu siswa sedang disuntik vaksin MR, di SMPN 1 Sangatta Utara, Rabu (1/8).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

HARUS VAKSIN: Salah satu siswa sedang disuntik vaksin MR, di SMPN 1 Sangatta Utara, Rabu (1/8).(LELA RATU SIMI/SANGATTA POST)

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Target Dinas Kesehatan untuk memvaksin 103.312 anak di Kutim, nampaknya akan sulit dilaksanakan sepenuhnya. Sebab, masih banyak orang tua menolak vaksinasi Measles Rubella (MR).

Salah satunya Zeti Heranum (26), warga Desa Sangatta Utara, enggan putrinya yang berusia tiga tahun dan putranya yang menginjak lima tahun untuk diimunisasi. Menurutnya, hal tersebut tidak sesuai dengan pemahaman yang dianutnya.

“Dari lahir anak saya sehat-sehat saja. Tidak pernah ada yang mau vaksin,” ujarnya saat diwawancarai, Rabu (1/8).

Saat ditanya lebih lanjut alasan penolakan terhadap vaksin, ia mengatakan adanya zat dari salah satu hewan yang dianggap tidak halal. Hingga ia tidak ingin anaknya disuntik.

“Pokoknya saya tidak mau anak-anak diimunisasi. Nanti malah mudah terserang penyakit,” katanya.

Baca Juga:  Minimal Pemprov Bantu Rp 20 M

Di tempat berbeda, salah satu ibu yang enggan disebut namanya juga merasa tidak membutuhkan imunisasi rubella. Ia merasa yakin kesehatan itu berasal dari tuhan.

“Keluarga saya kalau sakit lebih banyak mengkonsumsi herbal. Tidak terlalu banyak memakai obat-obatan,” tuturnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Yuwana Sri K mengatakan,  vaksinasi MR merupakan suatu keharusan yang didapatkan bagi anak berusia sembilan bulan hingga 15 tahun.

“Mereka wajib diimunisasi, sebagai pencegahan penyakit campak dan rubella,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Dia menegaskan, akan melakukan edukasi pada masyarakat yang melakukan penolakan. Pasalnya, jika tidak melakukan imunisasi tersebut dapat berakibat fatal. Bahkan menyebabkan kecacatan jantung, kebutaan, tuli, cacat otak.

Baca Juga:  Keluarga Minta Jasad Redeck Dipulangkan

“Kami berupaya agar Kutim bebas penyakit ini. Nanti kami menyasar ke seluruh kecamatan,” ucapnya.

Yuwana akan melibatkan puskesmas dan posyandu dalam edukasi dan pelaksanaan vaksinasi. Agar seluruh sasaran dapat merasakan imunisasi. Guna mencegah penyebaran penyakit.

“Ada tim kami bagian promosi kesehatan, yang akan membantu mengajak masyarakat agar mau divaksin,” tuturnya. (*/la)

Tags: Sangatta PostVaksin
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Muncul Capres Harapan Si  Wali Kota

Next Post

Minta Jemaah Fokus Ibadah, Jatah Makan Ditingkatkan

Related Posts

Uji Klinis Vaksin Merah Putih Mulai 8 Februari
Bontang

Mulai Besok Vaksin Covid Kembali Tersedia di Puskesmas, Stok Terbatas

18 Mei 2023, 20:27
Ratusan Vial Vaksin di Bontang Kedaluwarsa
Bontang

Ratusan Vial Vaksin di Bontang Kedaluwarsa

16 Januari 2023, 16:28
Stok Habis, Layanan Vaksinasi di Bontang Dihentikan Sementara
Bontang

Stok Habis, Layanan Vaksinasi di Bontang Dihentikan Sementara

21 Oktober 2022, 10:45
Waktu Terbaik untuk Suntik Vaksin Booster saat Ramadan
Bontang

Stok Vaksin Terbatas, Pemkot Imbau Segera Suntik Booster

8 Oktober 2022, 15:03
Uji Klinis Vaksin Merah Putih Mulai 8 Februari
Bontang

Stok Vaksin di Bontang Habis, Belum Bisa Layani Booster

29 September 2022, 15:30
Prokes Dilonggarkan, Traveling Tak Perlu PCR-Antigen Lagi
Nasional

Aturan Perjalanan Baru, Belum Vaksin Booster, Wajib Jalani Tes PCR

16 Agustus 2022, 15:30

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.