• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Masih Pandemi, Pemkot Siapkan Surat Edaran Jelang Natal

by Redaksi Bontang Post
4 Desember 2020, 15:29
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Perayaan Natal bersama di salah satu gereja, tahun lalu. (Adiel Kundhara/KP)

Perayaan Natal bersama di salah satu gereja, tahun lalu. (Adiel Kundhara/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Umat Kristiani bakal merayakan Natal pada 25 Desember. Rencananya, Pemkot Bontang mengeluarkan surat edaran. Kondisi ini serupa saat Idulfitri dan Iduladha, beberapa waktu lalu. Mengingat, saat ini masih pandemi Covid-19.

Sekretaris Kota (Sekkot) Bontang Aji Erlynawati mengatakan, dalam waktu dekat surat edaran itu dibagikan. Sehubungan dengan pentingnya pengurus tempat ibadah mematuhi protokol kesehatan. Sehingga dapat mendukung upaya pemerintah untuk menekan kasus paparan virus corona.

“Biasanya kalau menyangkut kepentingan keselamatan masyarakat kami akan buat surat edaran,” kata pejabat yang akrab disapa Iin itu.

Selain itu, hari ini (4/12/2020), dia akan membicarakan pengamanan Natal dengan pihak Polres Bontang. Pasalnya, beberapa hari lalu ada aksi terorisme di Sigi, Sulawesi Tengah. “Saya akan bicarakan dengan Kapolres saat pertemuan nanti (hari ini),” ucapnya.

Dia mengajak umat Kristiani untuk mematuhi protokol kesehatan. Berupa mencuci tangan sebelum dan sesudah masuk tempat ibadah, menggunakan masker, dan menjaga jarak. Tak hanya itu, pengurus gereja dimohon mengikuti arahan pemerintah pusat sehubungan pembatasan kapasitas ruangan tempat ibadah.

“Karena ini merupakan cara ampuh untuk menekan penyebaran corona,” tutur dia.

Sebelumnya, Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Bontang memastikan tidak akan menyelenggarakan ibadah perayaan Natal bersama. Sementara untuk kegiatan yang berada di internal anggotanya dipercayakan kepada masing-masing gereja. Sebab, mereka yang mengerti kondisi sekitarnya. Baik ketersediaan sarana penunjang protokol kesehatan maupun kapasitas ruangan.

“Kami kembalikan kepada setiap gereja untuk perayaan dan ibadah Natal. Mereka yang menentukan mau dikemas dalam apa,” kata Ketua MPH PGI Bontang Pendeta Timotius Oko Yuri Widodo.

Namun, jika ada gereja yang tetap menggelar perayaan Natal diharapkan mematuhi protokol kesehatan. Selain itu, gereja wajib menyiapkan sarana penunjang. Berupa fasilitas cuci tangan, alat pengatur suhu, dan menyediakan absensi saat jemaat datang. Kepatuhan protokol kesehatan diharapkan agar tidak terjadi penambahan kasus aktif secara signifikan. “Jangan sampai ada klaster baru,” terangnya.

Untuk diketahui, anggota PGI terdiri dari 30 gereja. Rencananya dalam waktu dekat PGI mengeluarkan pesan pastoral. (*/ak/rdh/k8)

Tags: natal bersama
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Kontraktor “Hitam” Kerjakan 27 Proyek

Next Post

Puskesmas BU I Gelar Pelatihan UKS untuk Pegawai Sekolah

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.