BONTANGPOST.ID, Bontang – Bursa calon ketua umum KONI Bontang mulai memanas. Ahrianto, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua KONI Bontang, resmi mengambil formulir pendaftaran.
Pengambilan formulir tersebut menjadi langkah awal Ahrianto untuk maju dalam bursa kepemimpinan KONI Bontang. Dia mengatakan, membawa semangat pembenahan dan peningkatan prestasi olahraga di Kota Bontang. “Untuk KONI yang lebih baik,” katanya.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris KONI Bontang, Fahri Jacub, mengatakan seluruh tahapan penjaringan telah ditetapkan melalui rapat kerja, termasuk pembentukan TPP.
“Ketetapan ini sudah kita bahas dalam rapat kerja, termasuk menunjuk Tim Penjaringan dan Penyaringan,” ungkapnya.
Ketua TPP KONI Bontang, Herdy, menjelaskan pengambilan formulir bakal calon dibuka mulai 7 hingga 12 September 2026. Sementara pengembalian formulir paling lambat dilakukan pada 15 September.
Selanjutnya, TPP akan melakukan verifikasi berkas selama tiga hari, yakni pada 15 hingga 17 September 2026.
Salah satu persyaratan utama bakal calon ketua adalah memperoleh sedikitnya 30 persen dukungan dari cabang olahraga (cabor) dan organisasifungsional. Ketentuan tersebut mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.
Selain dukungan, bakal calon juga wajib menandatangani surat pernyataan kesiapan membangun olahraga di Kota Bontang serta tidak sedang tersandung persoalan hukum selama proses penjaringan berlangsung.
Herdy mengatakan, secara teknis bakal calon diwajibkan mengantongi sedikitnya 22 surat dukungan. Rinciannya, minimal 21 dukungan dari cabor dan satu dukungan dari organisasi fungsional.






