DHUARRRR!!! Suara keras sebuah dentuman diikuti goncangan hebat membangunkan Ali Baba dan keluarga yang tertidur lelap di pagi buta, Kamis (25/1) kemarin. Dia bergegas menyuruh sang istri membawa anaknya yang masih berumur 2 bulan ke luar rumah. Suasana semakin genting karena di saat bersamaan listrik padam.
“Cepat, cepat ke luar dari rumah, dindingnya mau roboh,” teriakan dari luar rumah bersahut-sahutan.
Keluarga yang tinggal di Jalan APT Pranoto, RT 38 Sangatta Utara itu sempat beberapa kali tersandung puing-puing reruntuhan tembok, sebelum akhirnya berhasil menyelematkan diri.
Setelah sejenak menenangkan diri, Ali menyaksikan dinding rumah yang dia kontrak untuk menjalankan usaha bengkel motor itu jebol karena dihantam mobil Hilux. Pemandangan yang cukup mengerikan memang, karena dinding dari batu itu jebol. Beruntung pengendara mobil yang diketahui bernama Abdul Chotib (28) itu tak mengalami luka serius. Lututnya bengkak karena terhantam saat terjadi benturan.
Dari informasi yang dihimpun Sangatta Post, Abdul melaju kencang menuju ke arah jembatan Kampung Kajang. Namun di depan bengkel Ali ada kucing yang melintas, karena kaget dan berupaya menghindar, Si pengendara malah kehilangan kontrol lalu oleng ke arah kanan. Median jalan pun dihantam hingga mobil itu terbang terbang cukup tinggi. Melihat posisi median jalan dan titik benturan, mobil itu terbang sekira 7 meter. Apalagi posisi bengkel dan jalan dibatasi parit yang lebarnya sekira 2 meter lebih.

Ali sesekali menggeleng-gelengkan kepalanya melihat bengkelnya hancur berantakan. Motor milik pelanggannya rusak karena terkena puing reruntuhan.
“Awalnya saya kira suara ledakan apa, karena rumah ikut bergetar,” tutur Ali. “Suaranya seperti meledak kayak bom, seperti ada gempa,” timpal Rika istri Ali.
Kendati peristiwa ini membuatnya pusing, namun dia bersyukur karena anak dan istrinya selamat. Apalagi lokasi hantaman dengan kamar yang mereka tempati untuk tidur hanya sekira 3 meter.
“Kalau kerugian mungkin sekitar puluhan juta. Namun yang membuat saya paling khawatir adalah motor pelanggan yang ikut rusak, mudah-mudahan mereka mengerti,” harapnya.
Sementara itu Abdul terlihat sangat shock. Dia merasa tak percaya atas peristiwa yang menimpanya.
“Saya sangat syok atas kejadian ini. Tidak menyangka kendaraan yang saya kemudikan sampai menabrak rumah. Saya tidak mengantuk. Hanya kebetulan ada kucing di depan saya. Jadi saya menghindar dengan membanting kemudi ke arah kanan,” jelas Abdul.
Dari pantauan wartawan, peristiwa ini sudah ditangani Satuan Polres Kutim. Proses evakuasi mobil pun telah dilakukan sekira pukul 10.00 Wita. (hd/dy)







