BONTANGPOST.ID, Bontang – Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk mendorong pemangkasan jalan tanjakan di depan RSUD Taman Husada Bontang belum membuahkan hasil.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, mengatakan usulan tersebut belum masuk dalam prioritas penanganan pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN).
Pemkot sebelumnya telah beberapa kali mengajukan permohonan perbaikan karena kondisi jalan dinilai membahayakan pengguna.
Namun, berdasarkan hasil penilaian BBPJN, ruas jalan tersebut masih dianggap dalam kondisi layak sehingga belum menjadi prioritas untuk dilakukan pemangkasan maupun perbaikan besar.
“Jalan kita dianggap masih bagus oleh balai pusat, termasuk jalan tanjakan RSUD Bontang,” ujarnya.
Meski demikian, Neni mengakui kondisi tanjakan tersebut kerap menjadi perhatian karena beberapa kali terjadi kecelakaan. Selain tingkat kemiringan yang cukup curam, di sejumlah titik juga ditemukan kerusakan seperti aspal terkelupas hingga lubang yang berpotensi membahayakan pengendara.
Apalagi, jalur tersebut merupakan akses utama menuju kawasan rumah sakit yang setiap hari dilintasi kendaraan dengan intensitas tinggi.
Menurutnya, kondisi itu membuat Pemkot Bontang tetap menilai perlunya penanganan segera.
Namun, Neni menegaskan bahwa kewenangan jalan tersebut berada di pemerintah pusat, sehingga Pemkot hanya bisa mengajukan usulan tanpa dapat melakukan intervensi langsung.
“Kewenangan jalan itu ada di pusat. Makanya kami ajukan, tapi ternyata belum masuk prioritas,” pungkasnya. (*)







