• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut

by Redaksi Bontang Post
3 September 2026, 09:51
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Rencana penarikan retribusi parkir di RSUD Taman Husada yang semula direncanakan 1 September diundur. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)

Rencana penarikan retribusi parkir di RSUD Taman Husada yang semula direncanakan 1 September diundur. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Penerapan sistem retribusi parkir di RSUD Taman Husada Bontang kembali molor. Sistem yang sebelumnya direncanakan mulai berlaku 1 September 2026 belum dapat diterapkan karena infrastruktur pendukung berupa palang parkir masih dalam proses pengerjaan.

Direktur RSUD Taman Husada Bontang, dr Suhardi, mengatakan pihaknya masih menunggu penyelesaian palang parkir yang akan digunakan untuk mengatur kendaraan keluar dan masuk kawasan rumah sakit.

“Ini masih on progress. Mudah-mudahan dalam seminggu ke depan palangnya sudah selesai,” kata Suhardi, Rabu (2/9/2026).

Setelah palang selesai, RSUD Taman Husada akan mulai menerapkan pola baru pergerakan kendaraan. Akses kendaraan nantinya dipusatkan melalui satu jalur masuk dan satu jalur keluar.

Baca Juga:  Gaji Cleaning Service Telat Dua Bulan, RSUD Minta Kontraktor Lunasi Pekan Depan

Sementara itu, akses yang selama ini digunakan khusus kendaraan roda dua akan ditutup sementara. Pengendara sepeda motor nantinya diarahkan masuk melalui jalur Unit Gawat Darurat (UGD), kemudian naik menuju area parkir dan mengikuti jalur memutar.

“Yang akses sepeda motor sementara ditutup. Nanti motor masuk lewat UGD, naik ke atas parkir, kemudian dibuat memutar,” ujarnya.

Dalam penataan tersebut, palang parkir lama akan dipindahkan ke akses masuk yang telah ditentukan. Sedangkan akses lainnya akan difungsikan sebagai pintu keluar.

Meski demikian, penerapan sistem parkir belum sepenuhnya didukung infrastruktur yang dibutuhkan. Pengadaan palang baru masih diperlukan untuk menyempurnakan mekanisme parkir sekaligus identifikasi kendaraan dan pengguna parkir.

Baca Juga:  Pembangunan Gedung Baru RSUD Bontang Geser Akses Permukiman Warga

Untuk sementara, RSUD Taman Husada masih menyiapkan skema manual. Kendaraan milik pegawai akan diidentifikasi menggunakan tanda atau atribut khusus kendaraan karyawan.

Sementara bagi pasien dan pengunjung, mekanisme pembayaran parkir masih dalam tahap simulasi. RSUD mempertimbangkan dua opsi, yakni pembayaran saat kendaraan masuk atau ketika meninggalkan area rumah sakit.

“Kita masih fleksibel karena secara infrastrukturnya juga belum fix betul,” tutur Suhardi.

Jika pembayaran dilakukan di awal, pengelola harus menyiapkan mekanisme khusus bagi kendaraan pasien yang keluar-masuk selama menjalani perawatan. Sedangkan pembayaran saat keluar dinilai lebih sederhana karena transaksi dilakukan satu kali.

“Kalau pasien dirawat dan kendaraannya menginap, sementara kita tarik satu kali saja,” ungkapnya.

Baca Juga:  RSUD Taman Husada Bontang Periksa Mata Pasien dengan Alkes Modern

Suhardi menegaskan mekanisme tersebut masih akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pembenahan infrastruktur terus dilakukan sebelum sistem parkir diterapkan secara permanen.

Penataan parkir tersebut tetap harus dilaksanakan karena merupakan keputusan pemerintah kota sekaligus menindaklanjuti rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). RSUD Taman Husada pun terus mengejar kesiapan sarana agar penerapan sistem baru tidak mengganggu akses pasien maupun pelayanan rumah sakit. (ak)

Tags: RSUD Taman Husada Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Proyek Jargas Bontang Hampir Rampung, Bekas Galian Masih Berserakan

Next Post

Beras dan LPG Subsidi Jadi Buruan, Warga Bontang Lestari Rela Antre Berjam-jam

Related Posts

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD
Bontang

Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD

14 Oktober 2026, 11:30
Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar
Bontang

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

26 Agustus 2026, 16:00
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September

7 Agustus 2026, 09:00
RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis
Bontang

RSUD Taman Husada Matangkan Retribusi Parkir, Pasien dan Karyawan Dipastikan Gratis

24 Juli 2026, 10:30
Pemkot Bontang Tambal Jalan Nasional Depan RSUD, Perbaikan Total Masih Tunggu Pemerintah Pusat
Bontang

Pemkot Bontang Tambal Jalan Nasional Depan RSUD, Perbaikan Total Masih Tunggu Pemerintah Pusat

7 Juli 2026, 13:44

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.