• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

by Redaksi Bontang Post
26 Agustus 2026, 16:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Realiasasi terbanyak penerimaan retribusi menyasar layanan di RSUD Taman Husada. ADIEL KUNDHARA/KP

Realiasasi terbanyak penerimaan retribusi menyasar layanan di RSUD Taman Husada. ADIEL KUNDHARA/KP

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Digitalisasi retribusi daerah Kota Bontang terus menunjukkan perkembangan. Hingga 31 Juli 2026, penerimaan retribusi melalui kanal digital telah mencapai Rp73,93 miliar atau sekitar 82,3 persen dari target digitalisasi sebesar Rp89,86 miliar.

Angka tersebut menjadi bagian dari total realisasi retribusi daerah Bontang yang mencapai Rp78,60 miliar dari target Rp128,75 miliar. Secara keseluruhan, realisasi tersebut setara 61,05 persen dari target retribusi daerah 2026.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang Natalia Trisnawati mengatakan capaian tersebut menunjukkan penggunaan transaksi digital dalam pembayaran retribusi terus berkembang.

“Untuk retribusi daerah, targetnya kurang lebih Rp128 miliar dan realisasinya Rp78 miliar. Kurang lebih capaiannya 61,05 persen,” kata Natalia.

Dari total target retribusi tersebut, pemerintah membaginya ke dalam dua kanal transaksi. Kanal semi digital memiliki target Rp38,88 miliar dengan realisasi Rp4,67 miliar. Sementara kanal digital ditargetkan mencapai Rp89,86 miliar dan telah terealisasi Rp73,93 miliar.

Baca Juga:  85 Karyawan Non-Medis RSUD Taman Husada Bontang Jalani Sumpah Kerahasiaan Medis

Komposisi tersebut memperlihatkan kanal digital menjadi motor utama penerimaan retribusi berbasis elektronifikasi di Kota Taman. Perkembangan ini juga terlihat dari grafik implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) setiap bulan.

Pada Juli 2026, nilai transaksi digital retribusi tercatat sekitar Rp18,4 miliar, sedangkan kanal semi digital berada di kisaran Rp732 juta. Natalia menyebut capaian tersebut terus dipantau Bapenda melalui dashboard digitalisasi retribusi daerah.

Dashboard tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat monitoring internal, tetapi juga menjadi sarana keterbukaan informasi publik.

“Ini yang setiap bulan kami sampaikan melalui dashboard dan melalui media sosial. Maksudnya karena ada keterbukaan informasi publik, masyarakat bisa melihat realisasi pajak, retribusi maupun digitalisasi,” kata Natalia.

Baca Juga:  Harapan Baru bagi Bayi BBLR dengan Perawatan Intensif di RSUD Taman Husada

Berdasarkan realisasi penerimaan digital, RSUD Taman Husada menjadi objek dengan penerimaan terbesar. Selanjutnya terdapat sejumlah perangkat daerah lain yang masuk dalam daftar penerimaan digital tertinggi.

Namun, jika dilihat dari jumlah transaksi, komposisinya berbeda. Objek dengan jumlah transaksi digital terbanyak berada pada DKUMPP untuk retribusi sewa lapak pasar dan parkir pasar, kemudian RSUD serta Dispopar untuk retribusi sewa tempat olahraga.

Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa tingginya jumlah transaksi tidak selalu berbanding lurus dengan besarnya nilai penerimaan. Jenis layanan dan karakteristik pembayaran masing-masing perangkat daerah turut memengaruhi nilai transaksi.

Bapenda menilai peningkatan transaksi digital menjadi bagian penting dari transformasi pengelolaan keuangan daerah. Elektronifikasi tidak hanya diarahkan untuk mempercepat pembayaran, tetapi juga meningkatkan efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.

Baca Juga:  Medsos Dipajaki, Media Konvensional Terlindungi

Natalia menegaskan digitalisasi transaksi pemerintah pada akhirnya harus memberikan dampak nyata kepada masyarakat. Teknologi, menurut dia, bukan sekadar alat, melainkan instrumen untuk membuat pelayanan publik lebih mudah dan efektif.

“Elektronifikasi bukan semata-mata tentang penggunaan teknologi saja, tetapi bagaimana teknologi mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat dan ke depannya berdampak bagi masyarakat,” ucapnya.

Dengan capaian Rp73,93 miliar hingga akhir Juli, Bapenda masih memiliki ruang untuk mengejar target digitalisasi retribusi sebesar Rp89,86 miliar hingga penghujung 2026.

Penguatan sistem pembayaran nontunai dan integrasi data menjadi salah satu langkah yang diharapkan mampu menjaga tren digitalisasi retribusi daerah Bontang sekaligus memperkuat transparansi penerimaan pemerintah daerah. (ak)

Tags: pajakRSUD Taman Husada Bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Insentif Guru Bontang Naik Jadi Rp1,5 Juta, Mulai Berlaku 2027

Next Post

Cetak Generasi Unggul, Pupuk Kaltim Dorong Pencegahan Perkawinan Anak di Bontang

Related Posts

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C
Bontang

RSUD Taman Husada Bontang Butuh Rp500 Miliar untuk Bangun Gedung C

15 Oktober 2026, 13:00
Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD
Bontang

Ruang Rawat Penyakit Kritis RSUD Taman Husada Bontang Penuh, Pasien Antre di IGD

14 Oktober 2026, 11:30
Tak Bayar Tunggakan Pajak, Wajib Pajak Bontang Terancam Ditempeli Stiker dan Spanduk
Bontang

Tak Bayar Tunggakan Pajak, Wajib Pajak Bontang Terancam Ditempeli Stiker dan Spanduk

10 Oktober 2026, 14:32
Pajak Parkir Bontang Belum Capai Target, Bontang Citimall hingga Mie Gacoan Masuk Pantauan
Bontang

Pajak Parkir Bontang Belum Capai Target, Bontang Citimall hingga Mie Gacoan Masuk Pantauan

28 September 2026, 16:30
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Molor, Palang Parkir Masih Dikebut

3 September 2026, 09:51
Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September
Bontang

Retribusi Parkir RSUD Taman Husada Bontang Diundur, Berlaku Mulai 1 September

7 Agustus 2026, 09:00

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.