• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Insentif Guru Bontang Naik Jadi Rp1,5 Juta, Mulai Berlaku 2027

by Redaksi Bontang Post
26 Agustus 2026, 15:02
in DPRD Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto.

Ketua Komisi A DPRD Bontang Heri Keswanto.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Insentif guru di Kota Bontang diproyeksikan naik mulai 2027. Besaran insentif yang sebelumnya berada di kisaran Rp1,1 juta disiapkan menjadi Rp1,5 juta per guru. Namun, rencana tersebut tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Ketua Komisi A DPRD Bontang, Heri Keswanto, mengatakan pembahasan revisi peraturan daerah (Perda) terkait insentif guru masih berproses. Setelah tahap harmonisasi selesai, pembahasan akan dilanjutkan melalui konsultasi publik sebelum regulasi ditetapkan.

Politikus Gerindra itu menjelaskan, kenaikan insentif belum diarahkan pada pembedaan nominal berdasarkan jenjang pendidikan guru. Dalam pembahasan, memang sempat muncul usulan agar tunjangan dibedakan bagi guru lulusan D3, S1, S2, dan S3.

Namun, kondisi fiskal daerah membuat skema tersebut belum dapat diterapkan.

Baca Juga:  AH Minta Pemkot Anggarkan untuk Gugat Tapal Batas ke MK

“Cuma yang belum kita lakukan perbedaan antara S1, S2, S3. Jadi antara D3, S1, S2, S3 masih sama nilainya. Tidak ada perbedaan,” kata Heri.

Menurut Heri, pemerintah daerah dan DPRD harus menyesuaikan kebijakan insentif dengan kondisi keuangan daerah. Karena itu, besaran Rp1,5 juta yang disiapkan saat ini merupakan hasil pembahasan dengan mempertimbangkan kemampuan APBD.

Dalam revisi Perda tersebut juga terdapat klausul fleksibilitas. Ketentuan itu memungkinkan besaran tunjangan disesuaikan dengan kondisi pendapatan APBD. Dengan demikian, nominal insentif dapat berubah apabila kemampuan fiskal daerah mengalami perubahan.

Meski demikian, Heri menegaskan DPRD tidak menginginkan adanya pengurangan insentif guru.

“Harapan kami tidak ada pengurangan. Minimal kalau bisa ya naik terus. Tapi kita lihat kondisi keuangan dan perkembangannya bagaimana ke depan. Pada prinsipnya kami tidak berharap kalau itu turun,” ujarnya.

Baca Juga:  Pimpinan DPRD Bontang Resmi Ditetapkan

Heri menyebut insentif guru memiliki posisi penting. Prinsip perlindungannya dinilai tidak jauh berbeda dengan upaya DPRD mempertahankan tunjangan pegawai di tengah tekanan fiskal.

Jika APBD Bontang meningkat, DPRD justru akan mendorong penyesuaian kenaikan insentif. Namun, perubahan nominal tidak dapat dilakukan sepihak di tengah masa berlaku aturan.

“Kalau APBD naik ya justru harus cepat-cepat kami tambah,” tuturnya.

Ia menjelaskan, perubahan besaran insentif harus melalui kesepakatan antara pemerintah daerah dan DPRD. Ketentuan tersebut nantinya dituangkan dalam lampiran sebagai bagian dari mekanisme pengaturan insentif.

Raperda ini ditargetkan mulai berlaku pada 2027. Evaluasi terhadap besaran insentif akan kembali dilakukan dalam pembahasan tahun anggaran berikutnya dengan melihat kondisi APBD.

Baca Juga:  Ditutup atau Diperiksa, Agus Suhadi: Petugas Harus Tegas

Heri menegaskan, setiap perubahan tetap harus melalui prosedur yang disepakati bersama.

“Kalau sudah diketok palu, itu sudah jadi ketentuan. Tidak boleh di tengah jalan langsung diubah,” pungkasnya. (ak)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Utang dari Rp1 Miliar Membengkak Jadi Rp56 Miliar, Wawali Buka Opsi Bubarkan PT Bontang Transport

Next Post

Digitalisasi Retribusi Bontang Tembus Rp73,9 Miliar, RSUD Jadi Penyumbang Terbesar

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.