SANGATTA – Belum sepenuhnya berada di tangan Pemkab Kutim, akan tetapi permohonan pinjam pakai mobil dinas (mobnas) sudah membludak. Mobil yang baru saja ditarik dari tangan anggota DPRD Kutim tersebut, saat ini menjadi rebutan.
Dikatakan Wakil Bupati Kutim, Kasmidi Bulang, sebelum serah terima mobnas dari Sekretariat DPRD ke Pemkab Kutim, pihaknya sudah mendapatkan 10 proposal permohonan pinjam pakai.
“Kalau di ruangan saya ada 10 proposal yang masuk,” ujar Wabup Kasmidi bersama Sekda Irawansyah saat serah terima mobnas di halaman parkir DPRD.
Sekda Irawansyah juga mengaku sudah kebanjiran proposal di ruang kerjanya. Belum terdaftar pasti siapa saja yang mengajukan permohonan tersebut.
“Kalau di ruangan saya sudah 18 proposal,” timpal mantan Sekwan itu.
Hanya saja, meskipun sudah banyak yang mengajukan permohonan, akan tetapi Pemkab Kutim perlu seleksi secara mendalam.
Tidak semua permohonan dikabulkan. Sebab, yang paling diutamakan ialah mereka yang prioritas dan belum memiliki kendaraan.
“Proposal sudah banyak yang masuk. Tetapi kami lihat mana yang prioritas. Seperti dinas baru, kecamatan yang belum punya mobil,” tambah Kasmidi.
Bagi yang sudah memiliki kendaraan, diharapkan bersabar terlebih dahulu. Karena mobil ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang belum memiliki kendaraan dinas lagi prioritas.
“Permintaan dikumpulkan dan kami bicarakan dulu. Yang sudah ada kendaraan sabar saja dulu,” katanya.
Disinggung masalah perpanjangan pinjam pakai anggota DPRD, dirinya belum dapat memberikan jawaban lebih. Pastinya, untuk tahap awal ialah pengembalian mobnas kepada Pemkab Kutim terlebih dahulu.
“Kami lihat regulasinya apakah bisa dipinjam pakai lagi atau tidak. Pastinya mobnas ini untuk Operasional pemerintah,” jelasnya. (dy)







