• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Habitat Asli Orang Utan Banyak Dirampas Perkebunan Sawit

by BontangPost
12 Februari 2018, 11:04
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
TANGKAP: Ini merupakan orang utan di TNK yang tertangkap kamera sedang bermain di atas pohon.((ist))

TANGKAP: Ini merupakan orang utan di TNK yang tertangkap kamera sedang bermain di atas pohon.((ist))

Share on FacebookShare on Twitter

SANGATTA – Dari data Forum Orang Utan Indonesia (Forina) berdasarkan hasil Population Habitat and Viability Analysis (PAVA) menyatakan, terdapat  2.930 jumlah orang utan yang tersebar di Kaltim.

Khusus di Taman Nasional Kutai (TNK), berdasarkan inventarisasi balai TNK tahun 2017 ialah sebanyak 1.931 individu orang utan.

Hal ini terkuak dari hasil siaran pers Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem terkait kematian orang utan di Teluk Pandan,  Kecamatan Teluk Pandan,  Kutim.

Dikuak lebih mendalam, data Forina terbaru 2017 ini menyatakan, jika 279.359 hektar  dari 3.447.230 hektar perkebunan sawit yang dikelola oleh 322 perusahaan sebelumnya merupakan habitat asli orang utan.

Baca Juga:  Berkunjung ke Jabal Magnet dan Kebun  Kurma 

Artinya,  sebanyak delapan persen habitat hewan dilindungi tersebut Dirampas oleh perusahaan atau perkebunan sawit.

“Datanya seperti itu yang kami dapat,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH),  Encek Achmad Rafiddin Rizal.

Melihat data di atas, tentu saja keberadaan orang utan kian terancam atas pembukaan lahan yang kian frontal. Habitatnya mulai tergusur.

Satu satunya wadah aman ialah TNK. Namun faktanya, TNK ikut terjarah. Tak sedikit orang utan mati di kawasan TNK.  Mulai ditembak,  dijerat,  dan terbakar.

“Jika melihat data, orang utan di Kaltim khususnya di Kutim masih terbilang banyak. Untuk itu,  perlu perhatian khusus dalam  menanganinya. Jangan sampai terulang kembali kasus pembunuhan orang utan,” kata Rizal.

Baca Juga:  Bupati: Insentif Guru TK2D Aman

Untuk mengantisipasi keburukan yang terjadi,  semua pihak kompak membentuk tim pencegahan pembunuhan orang utan.

Diantara upayanya ialah melakukan  patroli,  menggelar sosialisasi penghalauan serta perlindungan dan penyelamatan orang utan.

“Jika ditemukan potensi  mengancam hewan yang dilindungi termasuk orang utan maka segera laporkan,” pinta Rizal.

Rizal meminta semua jenis pelanggaran yang dilakukan  mendapatkan sanksi yang berat.  Hal ini untuk menekan jumlah pelanggaran akan datang.

Jelas dalam aturan bagi mereka yang melanggar diancam hukuman yang cukup berat.  Sebab aturan sudah menegaskan secara gamblang larangan tersebut.

Seperti pada pasal 1 angka 5 UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi SDA hayati dan ekosistem,

Kemudian pasal  4 ayat 2 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa dan pasal 21 ayat 2.

Baca Juga:  Tidak Semua Kecamatan di Kutim Punya Dokter Gigi 

Dijelaskan, setiap orang dilarang menangkap,  melukai,  membunuh,  menyimpan,  memiliki,  memelihara,  mengangkut,  dan memperniagakan satwa yang dilindungi.

“Sanksi pidana bagi orang yang sengaja melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 ayat (2) adalah pidana penjara paling lama 5  tahun dan denda paling banyak Rp 100.000.000,00,” tegasnya. (dy)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: Habitat Orang UtanSangatta Post
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Bawa Kado Isi Sabu, Dua Pemuda Ditangkap Polisi 

Next Post

Mobil Dinas Jadi Rebutan 

Related Posts

Bayi Orangutan Muncul di Permukiman Kutim
Lingkungan

Bayi Orangutan Muncul di Permukiman Kutim

15 Februari 2026, 12:37
80 Persen Orangutan Tinggal di Luar Area Konservasi
Nasional

Ekspansi Tambang dan Perkebunan, Nasib Orang Utan Kian Mengkhawatirkan

24 April 2025, 15:12
Orang Utan Muncul di Perumahan Badak LNG, Bergelantungan di Pohon dan Naik Atap Rumah
Bontang

Orang Utan Muncul di Perumahan Badak LNG, Bergelantungan di Pohon dan Naik Atap Rumah

19 Maret 2025, 10:56
Orang Utan Terekam Bermain, Diduga di Kompleks LNG Badak
Bontang

Orang Utan Terekam Bermain, Diduga di Kompleks LNG Badak

17 Juni 2024, 14:10
Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el
Breaking News

Tegaskan Hanya Boleh Satu KTP-el

24 Desember 2018, 15:30
Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri
Breaking News

Terkait Harga TBS, Petani Sawit Pilih Gerak Sendiri

24 Desember 2018, 15:10

Terpopuler

  • Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    Proyek Renovasi Rujab Kaltim Rp25 Miliar Sampai ke Pusat, Kemendagri Turunkan Tim Periksa Belanja

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Parkiran Semrawut di Tanjung Laut Bontang, Warga Keluhkan Akses Tertutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Bontang Berulah Lagi, Uang Curian Rp20 Juta Ludes untuk Judi Online

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dishub Bontang Siapkan Penataan Parkir Kafe di Tanjung Laut Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.753 Warga Bontang Tak Lagi Ditanggung BPJS Gratis dari Pusat, Ini Solusi Pemkot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.