BONTANG – Perhelatan tahunan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) resmi dimulai Minggu (16/9) malam kemarin. Sehari sebelumnya Sabtu (15/9), Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni terlebih dulu melantik 31 Dewan Hakim MTQ XIV tingkat kota Bontang di Pendopo Wali Kota Bontang.
Kegiatan yang dikoordinir KH Imam Hambali itu, akan menggunakan lima tempat hingga akhir pelaksanaanya pada 21 September mendatang. Di antaranya arena 1 di Lapangan Parikesit, arena 2 menggunakan Pendopo Wali Kota Bontang. Sementara arena 3 dan 4 memanfaatkan Taman 3 Dimensi atau Auditorium Wali Kota Lama dan Kantor Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Dan arena kelima untuk cabang Musabaqah Makalah Alquran (MMQ) dilaksanakan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bontang.
Neni Moerniaeni dalam sambutannya mendukung kegiatan tahunan yang sudah menjadi budaya di seluruh Indonesia, khususnya kabupaten/kota. Mulai di tingkat kelurahan, kecamatan, provinsi, hingga bermuara pada MTQ tingkat nasional. Dan rencananya Kota Taman akan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi pada 2020 mendatang.

Upaya persiapan itu tengah dilakukan Pemkot Bontang dengan membangun area MTQ dan alun-alun yang akan disambung dengan Stadion Lang-Lang. Mengingat area yang ada saat ini tidak representatif. “Mulai sekarang kita harus mulai berbenah. Kita sudah membebaskan lahan kurang lebih 6 ribu meter di sekitar Stadion Lang-Lang. Insyaallah doakan saja banyak rezeki kita,” tutur Neni.
Lanjut dia, festival atau musabaqah ini harus mengedepankan prestasi dan paling utama bagaimana membumikan Alquran dan mensyiarkan Islam. Teruntuk dewan hakim, ia mengajak untuk bersikap adil. Melawan godaan dan dari ketidak sempurnaan menuju kesempurnaan.
“Karena manusia tidak ada yang sempurna, pasti ada saja godaan-godaan. Adil itu nggak gampang. Insyaallah dengan ikrar yang diikuti bapak ibu sekalian menjadi pedoman untuk menjadi hakim jujur dan adil. Selamat menjadi dewan hakim, semoga Allah SWT memberikan ganjaran pahala berlipat ganda,” ucap dia.
Di tempat sama, Basri Rase selaku Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) kota Bontang dalam laporannya menjabarkan, sebanyak 294 anak akan berlaga pada MTQ XIV tingkat kota Bontang. Dengan rincian kafilah Kecamatan Bontang Selatan sebanyak 107 peserta, 99 peserta kafilah Kecamatan Bontang Barat, dan 77 peserta merupakan kafilah Kecamatan Bontang Utara. Sementara 11 peserta lainnya merupakan perwakilan juara I, II, dan III yang akan berlaga ke tingkat nasional.
Tidak hanya melibatkan 31 majelis hakim lokal, pada MTQ XIV tingkat kota Bontang ini melibatkan 5 orang dewan hakim dari provinsi. Sementara cabang lomba yang ditandingkan di antaranya tilawah, tahfiz, tafsir, fahmil, kaligrafi (khot), dan makalah Alquran.
“Untuk dewan hakim agar benar-benar bekerja, menilai secara profesional dan mandiri. Karena hasil penilaian menentukan kualitas anak-anak yang akan berlaga pada MTQ tingkat provinsi. Mari kita mendoakan ke sebelas anak-anak kita yang akan mewakili Bontang dan Kaltim pada umumnya di tingkat nasional. Semoga bisa berprestasi dan membawa harum nama Kaltim dan Bontang khususnya,” harap Wakil Wali Kota Bontang itu.
Melalui MTQ orang tua dapat mengenalkan Alquran kepada anak-anaknya. Ke depan, semoga masyarakat Bontang dapat menjadi masyarakat Qurani. (ra)






