• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Nasional

Ongkos Haji Tekor Di Sejumlah Pos

by M Zulfikar Akbar
7 Februari 2017, 08:51
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
0
Ilustrasi

Ilustrasi

Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Kementerian Agama harus lebih cermat dalam mengelola keuangan penyelenggaraan haji. Dalam laporan Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Abdul Jamil di Komisi VIII DPR kemarin (6/2) ada laporan dana tekor di sejumlah pos.

Laporan penggunaan keuangan lebih besar ketimbang alokasi, diantaranya ada di pos pengeluaran akomodasi jamaah. Laporan Kemenag menunjukkan bahwa pengeluaran akomodasi jamaah haji mencapai Rp 44,884 miliar. Sementara alokasi yang tersedia untuk akomodasi jamaah dipatok Rp 43,672 miliar. Atau terjadi kekurangan sebesar Rp 1,212 miliar.

Jamil menceritakan kekurang itu terjadi karena uang masuk dari komponen biaya langsung (direct cost) lebih kecil dari beban sewa pemondokan. Jamil mengatakan untuk di Makkah uang pemondokan yang masuk berasal dari 154.441 jamaah. Sementara total biaya sewa pemondokan dihitung dalam sistem sewa full semusim untuk 155.200 jamaah.

Kekuarangan biaya juga terjadi pada pos anggaran konsumsi jamaah haji. Secara keseluruhan realisasi biaya konsumsi mencapai Rp 461,854 miliar. Sementara alokasi biaya konsumsi ditetapkan Rp 444,068 miliar. Sehingga terjadi selisih atau kekurangan sebesar Rp 17,786 miliar.

Pria yang merangkap jabatan sebagai Plt Dirjen Bimas Islam Kemenag itu menuturkan, kekurangan biaya konsumsi itu terjadi karena ada penambahan plafon. Jamil menjelaskan dalam perencanaan awal plafon biaya konsumsi di Armina dipatok 60 riyal/jamaah (Rp 213 ribu). Namun kemudian dinaikkan menjadi 100 riyal/jamaah (Rp 355 ribu). ’’Kenaikan plafon ini sudah disetujui oleh DPR,’’ katanya.

Saldo minus juga tercatat untuk pos anggaran insentif kepala rombongan (karom). Jamil memaparkan biaya realisasi untuk karom mencapai Rp 3,51 miliar. Sementara alokasi pembayaran insentif karom ditetapkan Rp 3,449 miliar. Sehingga biaya insentif karom tekor Rp 61 juta.

Penyebabnya adalah jumlah karom melebihi dari kuota yang ditetapkan sebanyak 3.449 orang karom. Kelebihan terjadi karena ada rombongan jamaah yang isinya kurang dari 45 orang, tetapi harus dipimpin satu orang karom. ’’Ketentuannya setiap 45 orang jamaah, ada satu karom,’’ jelasnya.

Dari tiga pos anggaran itu saja, pembiayaan penyelenggaraan haji tahun lalu sudah ’’tekor’’ Rp 19 miliar. Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid mengatakan kekurangan anggaran haji dari paparan Abdul Jamil masih kategori bisa dipahami. Namun dia mengingatkan rencana penganggaran penyelenggaraan haji 20017 harus lebih baik lagi. ’’Penghitungan anggarannya harus persisi. Supaya tidak ada kasus kekurangan,’’ jelasnya.

Sodik mengatakan meskipun terdapat kekurangan anggaran di sana-sini, Kemenag bisa menyiasatinya tanpa merugikan jamaah haji. Caranya adalah Kemenag menggunakan dana cadangan atau yang disebut dana contingency. Menurut Sodik alokasi dana cadangan atau dana darurat itu sangat penting. Sebab penyelenggaraan haji terkait banyak faktor. Diantaranya nilai tukar rupiah terhadap dolar dan riyal yang fluktuatif.

Dia mengatakan masih ada rapat tindak lanjut evaluasi haji 2016. Diantaranya adalah dengan tim Siskohat Kementerian Agama. Dia berharpa evaluasi haji 2016 bisa segera tuntas. Sehingga satu atau dua pekan ke depan sudah bisa dimulai pembahasan besaran BPIH 2017. (wan)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Komentar Kemenag Soal Pendataan Ulama oleh Polisi

Next Post

Ternyata.. Indonesia Sering Jadi Korban Penyadapan. Ini Faktanya

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.