• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pacar Hamil, Panik, Nekat Merampok Taksi Online

by M Zulfikar Akbar
25 Maret 2019, 20:00
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
JALAN PINTAS: mobil milik korban yang gagal dikuasai pelaku.DWI RESTU/KALTIM POST

JALAN PINTAS: mobil milik korban yang gagal dikuasai pelaku.DWI RESTU/KALTIM POST

Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA-Iswan Firmanto, sudah hampir setahun tanpa ada penghasilan yang jelas. Terakhir, tercatat sebagai driver ojek online. Dia memiliki pelanggan tetap dan menjalin hubungan khusus dengan seorang perempuan yang berprofesi sebagai dancer.

Namun, belakangan hubungan mereka sudah terlampau kelewat. Pacar Iswan diketahui tengah berbadan dua. Mengetahui kabar itu, pemuda tersebut berpikir keras agar bisa mendapatkan uang. Untuk menyusul kekasihnya yang kini di Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Pikiran singkatnya pun berbuat kriminal.

Modalnya adalah aplikasi penyedia kendaraan berbasis online, yang masih terpasang di handphone Iswan. Berpikir keras, mencari tempat untuk bisa menguasai mobil. Rencana awal berjalan sesuai yang diharapkan. Diarahkan ke tempat sepi, di Jalan Pusaka, RT 16, Kelurahan Lok Bahu, Sungai Kunjang.

Iswan sudah menyiapkan semuanya. Mempersenjatai diri dengan senjata tajam jenis badik. Pemuda kurus itu memesan jasa layanan antar-jemput sekitar pukul 01.40 Wita. “Minta dijemput di daerah Lobang Tiga (Jalan Padat Karya), diantar ke Jalan Pusaka,” tutur pelaku kepada petugas.

Baca Juga:  Ternyata Korban Pembunuhan Punya Kedekatan dengan Jokowi

Pemuda itu paham jika lokasi yang diharapkan itu tak banyak kendaraan melintas. Selain itu, rumah-rumah warga tak terlalu banyak. Mobil Daihatsu Ayla KT 1885 NQ yang dikemudikan Normansyah (47) menjemputnya.

Norman, sapaan akrab korban, menghentikan kendaraan tepat di titik yang dituju. Sempat ada perbincangan antara keduanya. Memberitahukan biaya yang harus dibayar Iswan. “Berapa, Pak?” tanya Iswan ke korban saat menjelaskan ke polisi. Pemuda itu duduk tepat di belakang kursi kemudi. “Rp 31 ribu,” balas Norman.

Bukannya uang, badik sepanjang 20 sentimeter menancap di punggung korban. Cairan merah bak saus tomat mengucur deras. Belum berhenti. Iswan mengarahkan ke kepala korban secara berulang. Mobil yang semula berhenti, sempat kembali jalan, namun keluar jalur.

Korban keluar dari mobil, tergeletak bersimbah darah. Kebetulan, berhenti tepat di depan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) TK Al Munawwanah. Agus (35), warga sekitar yang kebetulan mendengar pekikan korban bergegas menolong.

Baca Juga:  Sehari, Dua Pemadat Dibekuk

Iswan panik, dia ikut keluar dari mobil. Mengenakan celana jeans dengan kaus krem, Iswan memilih kabur ke jalur tambang, milik PT Bukit Baiduri Energi (BBE). Sebagian warga menolong Norman, lainnya mengejar Iswan.

Ramai-ramai memburu pelaku. Tubuhnya yang kurus, kalah cepat dengan laki-laki yang kekar. Abdul Hamid (48), anggota Forum Kemitraan Polisi Masyarakat (FKPM) Lok Bahu, menjadi yang pertama menangkap. “Kalau kamu mau enggak sakit, sini,” bujuk Hamid. Namun, sejumlah bogem mentah beberapa kali mendarat di tubuh pemuda yang bermukim di Jalan KH Mas Mansyur, Kelurahan Loa Bakung, Samarinda itu. Dia lantas dibawa ke Polsek Sungai Kunjang. “Benar sudah diamankan,” tegas Kapolsek Sungai Kunjang Kompol I Ketut Gede Suardana. Sementara korban dibawa ke RS Hermina, Samarinda.

Baca Juga:  Gelap Mata, Mahasiswa Nekat Jadi Kurir Sabu

Kepada polisi menyebut, Iswan terpaksa bertindak lantaran untuk biaya pernikahan dengan kekasihnya yang sudah berbadan dua itu. “Rencana habis merampok, mobil saya jual cepat,” ungkapnya. Pelaku yang dulunya juga sebagai penyedia jasa ojek online menyebut, perkenalan dengan kekasihnya karena jadi langganan. Dengan begini, sudah bisa dipastikan semua rencananya dengan sang kekasih batal.

Kejadian yang menimpa Norman, nyaris mirip dengan apa yang terjadi dengan Handarri. Bedanya, pelaku berhasil menguasai kendaraan korban, sedangkan Iswan, gagal. Handarri ditemukan tewas dengan kepala bersimbah darah, pada 12 Juni 2018, pukul 09.15 Wita.

Terdapat luka di bagian kepala, telinga, dan punggung lelaki berusia 27 tahun itu. Tersangka pembunuhnya pun ditangkap PJR Ditlantas Polda Kaltim pada pukul 16.40 Wita. Pelaku bernama Darmadi Anca. Dia diamankan di Jalan Soekarno-Hatta, Kilometer 51. Tepatnya di Rumah Makan Tahu Sumedang, Samboja, Kutai Kartanegara. (*/dra/rom/k16/kpg)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: kriminalperampokan
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 6 Mei 2019, Idul Fitri 5 Juni

Next Post

Motorway Murah

Related Posts

Heboh Begal di Bukit Kusnodo, Guru SD Kutim Ternyata Dikeroyok 3 Orang
Kriminal

Heboh Begal di Bukit Kusnodo, Guru SD Kutim Ternyata Dikeroyok 3 Orang

9 April 2026, 23:05
Guru SD Kutim Dibegal di Bukit Kusnodo Bontang, Diduga Diserang Lebih dari Tiga Orang
Kriminal

Guru SD Kutim Dibegal di Bukit Kusnodo Bontang, Diduga Diserang Lebih dari Tiga Orang

7 April 2026, 11:07
Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat
Bontang

Dalam Setahun 306 Kasus Kejahatan Terjadi di Bontang, Didominasi Curanmor dan Curat

30 Desember 2025, 13:29
Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok
Kriminal

Bukan Penembakan, Polisi Ungkap Korban di Kantor Pos Sepinggan Balikpapan Alami Enam Luka Bacok

13 Desember 2025, 19:02
Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta
Kriminal

Pria Paruh Baya Tergeletak Bersimbah Darah di Balikpapan, Ini Kata Kapolresta

13 Desember 2025, 17:11
Polisi Gulung Komplotan Perampok BRILink Kutim, Kasus Lama di Kaubun Masih Gelap
Kriminal

Polisi Gulung Komplotan Perampok BRILink Kutim, Kasus Lama di Kaubun Masih Gelap

2 Oktober 2025, 14:28

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.