bontangpost.id – Fasilitas di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Adipura Bontang sudah mulai banyak yang rusak. Terpantau, pagar di bagian depan sudah mulai miring. Begitu pula dengan fasilitas bermain anak-anak yang membutuhkan perawatan dan perbaikan.
Mandor Taman Adipura Daeng Mangesa menyebut sejak bertugas selama setahun, belum ada perawatan yang dilakukan. Padahal ia telah mengajukan kepada dinas terkait. Pun sebenarnya ada kekhawatiran tersendiri karena fasilitas tersebut banyak digunakan oleh anak-anak.
“Itu bagian rantai pada ayunan sudah harus diganti. Paling enggak diperbaiki. Ada beberapa fasilitas juga yang mulai enggak bagus kondisinya. Itu ada satu mainan yang enggak dioperasikan,” sebutnya.
Sementara itu, salah satu pagar yang berada tepat di dekat pintu mulai miring. Diduga karena tanah konstruksi pagar terkikis oleh aliran air sungai. Akibatnya tanah bergeser. Sebab jarak pagar di sayap kanan lebih dekat dengan sungai.
“Sejak saya di sini sudah miring. Itu (pagar) juga kami ikat ke pohon. Bisa dibedakan sama pagar satunya lagi,” lanjutnya.
Diungkapkannya, pengunjung biasanya lebih ramai pada Sabtu, Minggu, dan hari libur lain. Oleh karena itu, ia biasanya mengawasi saat anak-anak sedang bermain.
“Untuk sekarang masih banyak juga yang bisa dipakai. Cuma ya itu, biasanya saya awasi kalau lagi ramai,” pungkasnya.
Dilla, salah seorang pengunjung asal Kutim mengatakan ada beberapa mainan yang rusak. Salah satunya alat olahraga. Meski secara keseluruhan, ia mengaku cukup puas.
“Sebetulnya tempatnya bagus. Tapi ada beberapa mainan yang sudah rusak. Kurang perawatan aja sih,” ujar perempuan yang baru pertama kali berkunjung itu. (*)


