• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Palawija dan Holtikultura Kian Terkikis

by M Zulfikar Akbar
14 Agustus 2017, 12:02
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
PRIMADONA: Buruh memindahkan buah sawit ke truk. ( Foto :DOK )

PRIMADONA: Buruh memindahkan buah sawit ke truk. ( Foto :DOK )

Share on FacebookShare on Twitter

Sawit Masih Primadona

SANGATTA- Sampai saat ini tak satupun jenis  tanaman yang dapat mengalahkan keunggulan sawit. Terlebih holtikultura dan palawija. Sawit masih primadona.

Tidak hanya satu sisi, melainkan semua arah. Mulai dari tingkat pemanfaatan masyarakat,  manfaat yang dirasakan maupun kesejahteraan.

“Jadi sawit masih jadi andalan diKutim. Banyak sekali manfaatnya. Ini tidak dipungkiri. Karena sudah terlanjur demikian,” ujar Prof. Juraeni salah seorang pengamat pertanian.

Dari pengamatannya, sawit kian diminati masyarakat. Semua berbondong bondong menanam sawit. Bahkan tak sedikit yang memanfaatkan lahan pertanian menjadi perkebunan sawit. Sedangkan palawija dan holtikultura kian terkikis. Meskipun tidak kebablasan. Hanya saja nyaris ditinggalkan. Buktinya, sejak hadirnya sawit di Kutim, dua jenis tanaman tersebut tak satupun yang mencolok.Paling maksimal jalan ditempat.

“Untuk pertanian saat ini tidak ada yang menonjol. hanya spot spot saja. Biarpun padi. Apalagi yang lainnya. Jadi belum ada yang mengalahkan sawit,” kata Ketua  Sekolah  Tinggi Pertanian (Stiper) itu.

Ada beberapa sebab tertinggalnya tanaman holtikultura dan palawija di Kutim. Diantaranya,  perencanaan l yang salah dan manajemen yang tak terarah.

“Seharusnya secara berkelanjutan. Manajemen diperbaiki. Harusnya fokus dan tuntas. Tau mau dibawah kemana ketahanan pangan kita. Ini enggak jelas. Padahal jika jelas dan menjanjikan, pasti tertarik semua. Untuk itu perlu pembenahan,” katanya.

Meskipun begitu, jalan berbenah belum berlalu. Semua masih bisa berubah.  Tinggal niat dan kesungguhan. Serta ditopang kepedulian pemerintah dan keinginan masyarakat.

“Yang tepat itu menyeimbangkan keduanya. Tanaman perkebunan seperti sawit dan tanaman pertanian seperti padi, sayuran, dan lainnya. Sehingga Kutim tercukupi. Lahan pertanian fokus, begitupun lahan perkebunan. Masing masing fokus  peruntukannya,” katanya.

Yang salah jika menyalahkan keberadaan sawit. Faktanya, sawit memberikan dampak yang luar bisa bagi masyarakat Kutim. Tingkat kesejahteraan rakyat  meningkat. Hanya saja tak dipungkiri, hasil sawit belum sepenuhnya dirasakan. Semua dinikmati pusat. Padahal, banyak potensi yang bisa diambil dengan hadirnya sawit di Kutim. Jika dihitung, Kutim memiliki 350 ribu hektar sawit dan 27 pabrik pengolahan. Dari hasil tersebut, seharusnya Kutim mampu menambah pendapatan daerah sebesar 17 triliun pertahun.

“Coba dibuatkan hukumnya. Dari hasil 27 pabrik itu saja kita bisa dapat 17 triliun dari 30 persen hasil pajak CPO. Karena enggak ada aturan, semua lari ke pusat.Tidak balik ke daerah. Seharusnya kita jadi pelopor. Belum lagi dimanfaatkan untuk pengolahan minyak goreng, kosmetik, margarin dan lainnya. Jadi memang perlu ditingkatkan,” katanya memaparkan. (dy)

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

“Kerbau Aja Malas Lewat”

Next Post

Biaya Berobat hanya Rp 5 Ribu

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sudah Puluhan Tahun Berdiri, Perusahaan Daerah Bontang Belum Bisa Kelola Solar Nelayan Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.