• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Breaking News

Panja: Tak Mau Hadir, Bisa Dipanggil Paksa

by M Zulfikar Akbar
19 September 2017, 12:00
in Breaking News
Reading Time: 2 mins read
0
Herlang Mappatiti

Herlang Mappatiti

Share on FacebookShare on Twitter

KPC Minta Tunda Kunjungan Panja

SANGATTA – Manajemen Kaltim Prima Coal (KPC) meminta penundaan kunjungan panitia kerja (Panja) sengketa lahan DPRD Kutim. Seharusnya kunjungan tersebut berlangsung Senin (18/9) kemarin, namun pihak perusahaan mengaku belum siap.

Ketua Panja Herlang Mappatiti mengatakan DPRD telah menerima surat permintaan itu siang kemarin. Di dalam surat tersebut, manajemen KPC beralasan pejabat perusahaan yang berwenang memberikan penjelasan sedang menjalankan ibadah haji. Di sisi lain perusahaan masih menyiapkan sejumlah data.

“Alasannya naik haji. Masa sih manajemen perusahaan semuanya naik haji bersamaan. Seharusnya ada perwakilan yang bisa menjelaskan persoalan ini,” kata Herlang, kemarin.

Langkah perusahaan menunda pertemuan dinilai sangat langka terjadi. Biasanya manajemen KPC selalu menyiapkan perwakilan untuk menangani hal-hal yang dinilai penting. Hal ini justru memunculkan kesan perusahaan enggan untuk terbuka.

“Baru kali ini respon KPC seperti ini (menunda). Harusnya terbuka saja, kami mau bikin persoalan ini terang benderang. Kami mau menguraikan permasalahan. Ini untuk kebaikan masyarakat dan perusahaan ke depan,” tegasnya.

Kendati demikian, Herlang mengatakan panja tetap menghargai permintaan KPC menunda pertemuan. Atas permintaan tersebut Panja kembali menjadwalkan pertemuan pekan depan.

“Jadi kami jadwalkan ulang pertemuannya pekan depan. Jika memang tak mau hadir lagi, panja bisa kita tingkatkan menjadi pansus dan perusahaan boleh kami panggil paksa,” tuturnya.

Dia menambahkan, kendati persoalan sengketa lahan antara KPC dan kelompok tani telah berjalan pada proses hukum, namun bukan menjadi alasan DPRD tak bisa ikut campur dalam persoalan ini. Pasalnya, kasus ini berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat.

“Memang jalur hukum sedang berjalan, kita hargai itu. Tapi bukan berarti panja tidak boleh bekerja. Semuanya bekerja melalui jalur masing-masing,” katanya.

“Tugas kami mengurai persoalan ini agar sistem bisa kita perbaiki. Sehingga persoalan sengketa lahan tidak mudah terjadi kedepannya. Langkah kami ini justru turut melindungi iklim investasi,” sambung Herlang.

Sementara itu, Superintendent Public Communication External Affairs KPC Yordan Ampung membenarkan jika pihaknya menunda pertemuan. Alasannya, manajemen perusahaan yang berhak memberikan keterangan sedang menjalankan ibadah haji.

“Tidak mungkin kami memberikan informasi yang sifatnya ragu-ragu. Makanya harus pejabat yang berwenang langsung memberikan penjelasan, sehingga penjelasannya tepat,” kata Yordan.

Dia membantah jika permintaan penundaan kunjungan tersebut sebagai bentuk kekhawatiran. Penundaan murni karena pejabat yang berwenang sedang tak ada di tempat.

“Tidak ada kekhawatiran sama sekali. Memang hanya timing saa tidak pas. Kalau pejabat yang menangani tidak di tempat, kami mau apa,” katanya.

Yordan juga menilai akan lebih baik jika persoalan ini diselesaikan dengan menunggu persoalan hukum. Pasalnya, melalui jalur tersebut dapat dibuktikan siapa yang benar atau salah.

“Memang jadi agak bingung ketika jalur hukum berjalan kemudian panja juga berjalan. Harusnya kita hargai proses hukum. Ketika dinyatakan salah, maka kami akan komitmen, kalau benar maka harus dihargai,” tandasnya. (hd)

 

ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Plt Sekda Resmikan ‘Kotaku’

Next Post

Protes Usulan DPRD Ditolak

Related Posts

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine
Kesehatan

Empat Tanda Kerusakan Ginjal yang Bisa Dikenali Lewat Urine

31 Oktober 2026, 19:05
Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat
Bontang

Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

31 Oktober 2026, 15:33
Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu
Kaltim

Jatam Soroti Ancaman Tambang dan Sawit terhadap Habitat Badak Pari di Mahulu

31 Oktober 2026, 14:10
25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah
Bontang

25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

31 Oktober 2026, 11:23
Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang
Kriminal

Empat Hari Diburu, Maling Motor Petani Marangkayu Ditangkap di Tanjung Laut Indah Bontang

31 Oktober 2026, 10:54
3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri
Kaltim

3.485 Pekerja di Kaltim Terdata Kehilangan Pekerjaan, Penyebabnya Masih Ditelusuri

31 Oktober 2026, 10:00

Terpopuler

  • 25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    25 Atlet Bontang Dicoret dari Porprov Kaltim 2026, Terbukti Cabutan dari Luar Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bontang Berharap Masuk Daftar Penerima Tambahan Dana Rp20,5 Triliun dari Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ragam Alasan Masyarakat Pilih Golput

    2 shares
    Share 2 Tweet 0
  • Berpura-pura Belanja, Komplotan Pencuri Gasak Tas Berisi Emas 200 Gram dan Rp30 Juta di Bontang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kaltim Berduka, Meiliana Eks Pj Wali Kota Samarinda dan Pj Sekdaprov Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.