BONTANGPOST.ID, Bontang – Lurah Bontang Lestari Muhammad Aditya Akbar menjalankan Program Tengok Tetangga, Rabu (6/8/2025). Kali ini sasarannya yakni tiga rumah di RT 12. Menurutnya kegiatan tersebut sekaligus pengecekan terhadap warga yang datanya dimasukkan sebagai klasifikasi fakir miskin.
“Kami menjalin silaturahmi sekaligus memastikan sesuai kriteria fakir miskin,” kata Aditya. Dari tiga rumah tersebut memang memenuhi kriteria yang tertera. Mulai dari belum adanya sarana mandi, cuci, dan kakus (MCK) secara permanen. Bahkan belum tersambung distribusi air bersih PDAM.
Selama ini warga memanfaatkan sarana MCK komunal dan mendapatkan air bersih dari sumur yang ada di lingkungan sekitar. “Mereka harus angkut air beberapa meter untuk keperluan MCK,” ucapnya.
Kondisi bangunan rumah juga cukup memprihatinkan. Aspek lantai pun masih tanah. Selain itu, Aditya juga menyerap keluhan dari warga tersebut. Mulai dari kesehatan hingga butuhnya lapangan pekerjaan.
“Ada juga yang memiliki anak tetapi masih pengangguran juga karena sempat sarafnya terjepit. Alhasil tidak bisa kerja berat,” tutur dia.
Program Tengok Tetangga ini akan menjadi kegiatan rutin yang dilakukan. Minimal satu kali dalam tiap pekan. Sasaranya yakni warga di Bontang Lestari yang mengalami sakit dan masuk sebagai klasifikasi miskin.
Sejatinya berdasarkan data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) awal tercatat 943 kepala keluarga atau 2.700 jiwa. Kemudian angka itu dilakukan verifikasi menjadi 115 kepala keluarga atau 289 jiwa yang masuk.
Angka tersebut kemudian ditambah usulan baru dari pengurus RT yakni 618 kepala keluarga atau 898 jiwa. Mengacu verifikasi berubah yakni 66 kepala keluarga atau 200 jiwa. (*)


