• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Advertorial DPRD Bontang

Pedagang Lang-lang Dilarang Jualan saat Upacara Kemerdekaan, Winardi Usulkan Skema Buka Tutup Lapak

by BontangPost
13 Agustus 2025, 16:23
in DPRD Bontang
Reading Time: 1 min read
0
Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi.

Share on FacebookShare on Twitter

BONTANGPOST.ID, Bontang – Aktivitas jual-beli di lapak pedagang di kawasan Stadian Bessai Berinta (Lang-lang) ditutup saat pelaksanaan Upacara Kemerdekaan 17 Agustus.

Penutupan itu mendapat respons Wakil Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Winardi. Dia mengusulkan, lapak jualan ditutup sebelum prosesi pengibaran bendera. Setelah prosesi pengibaran bendera, pedagang diperbolehkan membuka lapak jualan mereka.

Dengan skema penyusunan waktu, menurut dia pedagang tidak menggangu khidmatnya jalannya upacara kemerdekaan. Serta tidak mengabaikan kesempatan pedagang menghasilkan pundi-pundi rupiah di momen kemerdekaan.

“Kalau menurut saya harusnya tetap berjualan tapi diatur waktunya, jadi saat khidmatnya upacara lapak ditutup. Setelah selesai upacara bisa dibuka,” kata Winardi, Rabu (13/8/2025).

Begitu juga ketika upacara penurunan bendara pada sore hari. Kata Winardi skema penentuan waktu tutup dan buka lapak tidak saling merugikan.

Baca Juga:  DPRD Usul Pindai KTP di Pos Jaga

Artinya, jalannya pengibaran dan penurunan berjalan khidmat dan tenang. Begitupula pedagang tidak menggangu dan bisa mendapatkan penghasilan dari berjualan saat pengunjung ramai.

“Tidak apa-apa dibuka, supaya momen kemerdekaan terasa juga di UMKM,” jelasnya.

Lanjutnya, Winardi memahami alasan pemerintah menutup lapak pada hari kemerdekaan supaya prosesi pengibaran bendera berjalan dengan lancar dan tenang.

Namun, di sisi lain menurut dia, pedagang mengambil kesempatan meramaikan jualannya pada saat situasi di lang-lang sedang ramai-ramainya. Apalagi situasi saat ini, lapak mereka sepi. (*)

Tags: dprd bontang
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pupuk Kaltim Angkat Potensi Terasi Bontang Kuala Lewat PKT SERASI

Next Post

Proyek Jalan Rp36 M di Kukar Diduga Gunakan Air Laut, DPRD Kaltim Desak Inspektorat Turun Tangan

Related Posts

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar
Bontang

52 Eks Karyawan Kaltim Equator Menunggu Pesangon Lebih dari Sedekade, DPRD Bontang Cari Jalan Keluar

6 Oktober 2026, 15:23
Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW
Bontang

Sudiyo Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Bontang, Gantikan Maming lewat PAW

29 September 2026, 11:46
DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit
Bontang

DPRD Bontang Pertanyakan Pemadaman Masif, Padahal Punya Tiga Pembangkit

15 September 2026, 14:55
Kursi DPRD Bontang Kosong, PDIP Mulai Proses PAW dan Siapkan Pengganti, Ini Sosoknya
DPRD Bontang

Joni Alla’ Padang Dilantik Jadi Wakil Ketua DPRD Bontang Besok

31 Agustus 2026, 21:15
Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL
DPRD Bontang

Antrean Pertalite di Bontang Mulai Terurai, Pasokan SPBU Naik hingga 16 KL

31 Agustus 2026, 15:37
Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR
DPRD Bontang

Bontang Siapkan Rp4,4 Miliar untuk Porprov 2026, DPRD Sarankan Cari Tambahan dari CSR

29 Agustus 2026, 13:22

Terpopuler

  • Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    Seng Penutup Jalan Gotong Royong Dibongkar Paksa, Wali Kota Neni; Fasilitas Publik Tidak Boleh Ditutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Pastikan Isu Jasad Bayi Ditukar Bantal di Bontang Rekayasa, Perempuan Akui Tak Hamil

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Akses Jalan Gotong Royong Ditutup, Warga Klaim Belum Terima Ganti Rugi Lahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.