BONTANG – Akibat kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di kawasan Tempat Hiburan Malam (THM) Prakla Kelurahan Berbas Pantai beberapa waktu lalu, turut berdampak terhadap tercemarnya air laut di sekitaran Pelabuhan Tanjung Laut Indah. Sampah-sampah sisa kebakaran menumpuk di sekitaran pelabuhan akibat terbawa ombak. Sontak saja, air laut yang didominasi berwarna hitam pun menyebabkan pelabuhan terlihat menjadi kumuh.
Tak ingin berdiam diri dalam kondisi tersebut, Minggu (15/7) kemarin Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerjasama dengan kelurahan dan warga Tanjung Laut Indah, dibantu Arif selaku anggota DPRD Bontang, komunitas pegiat lingkungan dan mahasiswa pun langsung merespon cepat kejadian itu. Sejak pagi hari, mereka bersama-sama melakukan gotong royong mengangkut sampah-sampah tersebut.

Kegiatan gotong royong ini bukan yang pertama kalinya. Jumat (13/7) lalu, mereka juga melakukan hal yang sama. Hanya saja karena pekerjaan belum selesai, sehingga dilanjutkan kemarin. Kasi Kemitraan Pemanfaatan Sampah DLH, Lukmanul Hakim mengatakan, selama dua kali pelaksanaan bersih-bersih laut ini, pihaknya menurunkan tiga buah armada pengangkut sampah ditambah satu unit kapal pembersih sampah laut. Adapun personel yang diturunkan sebanyak 12 orang satgas parit, 10 orang satgas gelandang, dan 20 orang satgas gotong royong. Berat sampah yang berhasil diangkut pun sama seperti Jumat lalu, yakni 12 ton sampah.
“Kalau dump truck kami sampahnya penuh, itu beratnya bisa mencapai 4 ton berdasarkan hasil timbangan saat di TPA (Tempat Pemrosesan Akhir, Red.). Jadi total selama dua kali kegiatan ini sampah yang terangkut kurang lebih sebanyak 24 ton,” jelasnya kepada Bontang Post.
Terpisah, Lurah Tanjung Laut Indah Rosianton Herlambang menyebut, kegiatan bersih-bersih ini awalnya dijadwalkan selama 4 hari. Namun rupanya berkat kerja keras semua pihak, akhirnya bisa terselesaikan cukup dengan waktu dua hari.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bersama-sama membersihkan pelabuhan Tanjung Laut Indah ini sehingga bisa mengurangi sisa-sisa kebakaran lalu,” tukasnya. (bbg)






