bontangpost.id – Rencana pemanfaatan Rumah Sakit Taman Sehat masih abu-abu. Padahal bangunan tersebut rampung sejak awal 2021 lalu.
Wali Kota Bontang Basri Rase mengaku hingga kini pihaknya belum memutuskan bangunan tersebut akan difungsikan sebagai apa. Namun, ia masih berupaya mencari alternatif lain. “Saya juga belum mendapat laporan dari Dinas Kesehatan,” aku Basri saat ditemui, Minggu (5/6/2022).
Disinggung soal opsi pemanfaatan rumah kreasi milenial, Basri tidak banyak berkomentar. Ia hanya menekankan sebelum 2023 gedung tersebut sudah dimanfaatkan.”Yang jelas bangunan itu akan segera kami manfaatkan,” imbuhnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bontang drg Toetoek Pribadi Ekowati mengatakan hasil studi kelayakan dari Universitas Airlangga (Unair) baru terbit besok (6/6/2022). Tapi, sebelumnya Unair sudah pernah mensosialisasikan hasilnya. “Saat itu di hadiri juga oleh bu wakil wali kota (Najirah),” ujar Toetoek.
Kata dia, usai FS terbit langkah selanjutnya ialah menunggu hasil Legal Opinion (LO) yang dikeluarkan oleh Kejaksaan Negeri Bontang.
Diberitakan sebelumnya, hasil audit BPKP mengatakan bahwa bangunan tersebut harus difungsikan pada 2023. Pun, pengerjaan bangunan ini dimulai pada 2019. Kala itu, Pemkot Bontang mengucurkan anggaran sebesar Rp 7,3 miliar. Setahun berselang kembali digelontorkan anggaran sebesar Rp 11,6 miliar.







