• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Bontang

Pembukaan Pelabuhan Loktuan Diharap Bisa Tekan Harga Cabai

by Fitri Wahyuningsih
2 April 2021, 13:00
in Bontang
Reading Time: 2 mins read
0
Harga cabai masih tinggi. (Nasrullah/bontangpost.id)

Harga cabai masih tinggi. (Nasrullah/bontangpost.id)

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Harga cabai kecil di sejumlah pasar tradisional di Bontang, Kaltim masih bertahan di angka Rp 85-95 ribu per kilogram. Pembukaan Pelabuhan Loktuan diharapkan bisa menekan harga cabai yang melonjak sebulan terakhir ini.

Kabid Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan Dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Debora Kristin mengatakan, pembukaan pelabuhan praktis dapat memangkas ongkos pengiriman cabai dari luar kota. Sebab selama ini nyaris semua kebutuhan pokok di Bontang, termasuk cabai, bergantung pasokan dari luar daerah. Pedagang mengambil dari distributor di Samarinda, lantas membawanya ke Bontang untuk diecer langsung ke konsumen.

”Kalau pun pedagang Bontang kirim cabai atau barang lain dari luar pulau, sebagian besar lewat (pelabuhan) Samarinda juga,” beber Debora ketika dihubungi bontangpost.id, Kamis (1/4/2021) siang.

Baca Juga:  Harga Cabai di Bontang Makin Pedas Pasca Nataru, Ternyata Ini Penyebabnya

Dengan pembukaan ini, pedagang bisa langsung datangkan cabai melalui Pelabuhan Loktuan. Ada pun selama ini, cabai yang beredar di Bontang berasal dari Pulau Jatim dan Sulsel. Sementara Pelabuhan Loktuan punya rute penyebrangan langsung ke Pare-Pare.

”Dari pengalaman lalu, pembukaan pelabuhan memang bisa tekan harga barang. Semoga harga cabai ini bisa turun,” ungkapnya.

Dari pantauan DKP3 Bontang akhir Maret ini, harga cabai di pasaran bertahan di angka Rp 85-95 per kilogram. Kendati mengalami penurunan, tapi ini masih kurang dijangkau konsumen.

Debora bilang harga cabai melonjak sejak awal Maret 2021 ini. Musabab utamanya, musim penghujan. Banyak petani cabai mengalami gagal panen. Sebab tumbuhan cabai sangat sensitif terhadap cuaca. Kalau pun ada yang dipanen, kuantitasnya tak seberapa. Pasokan jauh dari kebutuhan pasar.

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit di Bontang Meroket, Tembus Rp140 Ribu

Selain faktor pasokan kurang, kata Debora, beberapa pedagang memanfaatkan momentum ini untuk ambil untung. Misalnya, ketika ambil cabai dari petani lokal dengan harga miring, lantas dijual seharga cabai luar kota.

”Berapa minggu lalu waktu harga masih Rp 100 ribu per kilo, ada petani jual Rp 75-85 ribu. Tapi pedagang jual Rp 100 ribu. Jadi harga konsisten disitu (Rp 100 ribu),” katanya.

Untuk menjaga harga dan pasokan jelang ramadan ini, DKP3 Bontang rencana menggelar monitoring harga pada Senin (5/4/2021) mendatang. (*)

Print Friendly, PDF & Email
Tags: harga cabai melambung
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Pengusaha Batu Bara Mangkir Panggilan Polisi

Next Post

Polres Tetapkan Tersangka Korupsi Pengadaan Lahan Bandara Bontang

Related Posts

Harga Cabai Rawit di Bontang Meroket, Tembus Rp140 Ribu
Bontang

Harga Cabai Rawit di Bontang Meroket, Tembus Rp140 Ribu

6 Maret 2025, 14:36
Harga Cabai Makin Pedas, Tembus Rp 70 Ribu Per Kilogram
Bontang

Harga Cabai di Bontang Makin Pedas Pasca Nataru, Ternyata Ini Penyebabnya

14 Januari 2025, 11:26

Terpopuler

  • Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    Modus Bujuk Rayu hingga Pemaksaan, Residivis Pelecehan Anak di Bontang Utara Akui Ada 4 Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sekolah Swasta Bontang Tolak Penambahan Kelas di SMA 1 dan 2, Guru Terancam Menganggur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Ringkus Perempuan di Jalan Parikesit Bontang, Sabu Disembunyikan dalam Dompet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Residivis Kekerasan Seksual Anak di Bontang Kembali Berulah, 4 Orang Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UPTD PPA Dampingi Korban Asusila di Bontang Utara, Fokus Pemulihan Psikologis Anak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.