SANGATTA – Percepatan program penyelesaian pembangunan jalan pendekat dan penghubung menuju Pelabuhan Kenyamukan di Sangatta Utara terus dikebut. Instruksi untuk mempercepat penyelesaian pembangunan sarana dan prasarana pelabuhan yang dilalui jalur tol laut 8 ini disampaikan oleh Wakil Bupati Kasmidi Bulang dalam acara Coffee Morning, di Ruang Meranti, Kantor Bupati, Senin (29/5).
Koordinasi hal teknis terkait program dimaksud dibahas detail oleh Kasmidi melibatkan Sekretaris Daerah (Sekda) Irawansyah bersama beberapa pejabat esselon II dan III di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Kutim.
Dalam suasana puasa, Kasmidi meminta kepada jajaran Dinas PU dan Dishub saling berkoordinasi menyelaraskan penyelesaian jalan pendekat, sehingga lahir komitmen kuat mengejar target penyelesaian.
“Deadline pekerjaan jalan pendekat sudah rampung tinggal penyelesaian causewey (jalan penghubung) yang masih terkendala. Saya minta diselesaikan mengantisipasi tol laut ini lepas dari Kutim. Dalam waktu dekat kita segera melakukan pertemuan dengan pihak syahbandar,” kata Kasmidi.
Dirinya menambahkan untuk permasalahan anggaran tidak usah menunggu APBN. Artinya jika tidak ada dana APBN cair, secepatnya di anggarkan lewat APBD Kutim. Sebab apabila menunggu APBN 2018, tentunya akan mengulur waktu.
Untuk itu diperlukan kordinasi intensif lebih lanjut. Menurut Wabup dalam waktu dekat bisa menggunakan APBD. Namun harus ada verifikasi item-item (kelengkapan) sehingga tidak menimbulkan masalah saat pemeriksaan oleh BPK RI.
Kepala Dinas PU Aswandini menjelaskan jalan pendekat menuju Pelabuhan Kenyamukan sudah dinyatakan rampung dengan bantuan cuaca bagus yaitu kondisi panas. Secara umum jalan sudah bisa dipergunakan.
“Jalan pendekat sudah selesai, namun kami mengantisipasi jika ambil cast away siapa yang akan bertanggung jawab. Perlu ada rapat koordinasi lanjutan terkait anggaran,” ujarnya.
Kabid Laut Dishub Fauzi mengatakan anggaran APBN untuk cast away ada dua tahap. Yaitu pertama pengerjaan jalan sepanjang 200 meter dan kedua 300 meter. “Kami sudah menyurati pihak syahbandar membantu proses penyelesaian lanjutan cast away ini,” tuturnya.
Sementara itu Plt Kepala Bappeda Sumarjana memberi masukan, bahwa sebelumnya timya sudah melakukan peninjauan melihat langsung urukan jalan pendekat. Namun dirinya meminta agar dinas terkait memperhatikan sisi darat yang difasilitasi jembatan kayu sepanjang 30 meter, di dekat sungai.
“Ada saran menggunakan gorong-gorong atau ditutup sementara, jadi aman dilintasi. Untuk anggaran kita perlu lihat selanjutnya dalam pertemuan sambungan, apa bisa menggunakan APBD sebelumya APBN,” tutupnya. (hms13/drh)







