• Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak
Bontang Post
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE
No Result
View All Result
Bontang Post
No Result
View All Result
Home Kaltim

Pemerintah Pusat Dianggap Belum Adil, Anggaran untuk Jalan dan Jembatan Sangat Kecil

by Redaksi Bontang Post
22 Mei 2023, 11:59
in Kaltim
Reading Time: 2 mins read
0
Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi

Share on FacebookShare on Twitter

bontangpost.id – Meski dalam perjalanannya Pemprov Kaltim mendapat banyak bantuan keuangan untuk memperbaiki dan membangun jalan dari pemerintah pusat. Namun kondisi itu dianggap belum ideal, bila dibandingkan kontribusi Kaltim yang besar.

Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyebut, hingga kini konsentrasi APBN pemerintah masih beredar di Pulau Jawa. Mencapai 60 persen. Sehingga dengan bantuan anggaran ke Kaltim senilai Rp 1,8 triliun untuk pembangunan jalan dan jembatan disebut sangat kecil.

“Rp 1 triliun itu kecil,” kata Hadi menyinggung terkait penyediaan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) untuk preservasi jalan dan jembatan di wilayah Kaltim.

Pemprov, kata dia, tetap berkomitmen untuk bisa menggelontorkan APBD Kaltim untuk perbaikan dan pemeliharaan jalan. Khususnya yang berstatus milik provinsi. Namun Hadi mengajak agar sektor swasta juga ikut membantu.

“Keterlibatan dan bantuan antara pemerintah pusat, daerah hingga kabupaten kota dan swasta diperlukan agar jalan-jalan di Kaltim semakin baik,” ucapnya setelah menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Kaltim di Swiss-Belhotel Balikpapan, (20/5).

Apalagi, kata dia, di tengah posisi Kaltim yang ditetapkan sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN), maka keterlibatan APBN selayaknya lebih banyak untuk pembangunan di Kaltim. “Harapan kami, pemerintah pusat terus membantu Kaltim,” ujarnya.

Untuk diketahui, total APBN yang masuk ke Kaltim pada 2023 sekitar Rp 10,6 triliun. Yang dialokasikan pusat untuk peningkatan atau pembangunan jalan di Kaltim.

Tetapi dari jumlah gelontoran APBN itu, sekitar Rp 8,7 triliun terpusat pada penguatan infrastruktur jalan yang berkelindan dengan IKN. Sisanya sekitar Rp 1,8 triliun baru dialokasikan ke beberapa ruas jalan se-Kaltim.

Kepala Satker Pelaksanaan Jalan Perbatasan Kaltim Teuku Surya Dharma menuturkan, pengerjaan jalan juga tidak bisa dilakukan maksimal mengingat anggaran bergantung dari pusat.

Adapun, berbagai faktor penghalang dirasakan tim pekerja pembangunan jalan. Dimulai dari kondisi alam, kondisi pengetahuan masyarakat akan pentingnya pembangunan terkait lahan hingga jalur logistik yang menggunakan jalur sungai dan masih sangat mahal. Selain itu terbatasnya kontraktor yang mau investasi peralatan ke Mahulu. (rom)

Tags: Anggaran dari pusatAnggaran Kaltim
ShareTweetSendShare

Bergabung dengan WhatsApp Grup Bontang Post untuk mendapatkan informasi terbaru: Klik di Sini. Simak berita menarik bontangpost.id lainnya di Google News.

Ikuti berita-berita terkini dari bontangpost.id dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini:


Previous Post

Tunggu Keputusan Sanksi, PNS Narkoba di Disdamkartan Masih Masuk Kerja

Next Post

Penanganan Longsor di Gunung Elai Terkendala Anggaran, Faisal; Jangan Tunggu APBD Perubahan

Related Posts

No Content Available

Terpopuler

  • Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    Kabar Jasad Bayi Ditukar Bantal Gegerkan Warga Bontang, Polisi Lakukan Penelusuran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jalan yang Dibangun dengan APBD Rp13 Miliar Ditutup Seng, Warga Kampung Gotong Royong Bontang Terdampak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengakuan Pimpinan Ponpes di Bontang Selatan Terkait Laporan Pelecehan Seksual; Mencuat Sejak 2024, Korban Trauma Berat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fogging Berbayar Muncul di Bontang, Warga Ditagih Rp50 Ribu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Selidiki Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bontang, Korban Disebut Lebih dari Lima Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kategori

Arsip

  • Indeks Berita
  • Redaksi
  • Mitra
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Kontak

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.

No Result
View All Result
  • Home
  • Bontang
  • Kaltim
  • Nasional
  • Advertorial
    • Advertorial
    • Pemkot Bontang
    • DPRD Bontang
  • Ragam
    • Infografis
    • Internasional
    • Olahraga
    • Feature
    • Resep
    • Lensa
  • LIVE

© 2020 Bontangpost.id - Developed by Vision Web Development.