BONTANGPOST.ID, Bontang – Penahan longsor di kawasan bekas galian C ilegal, Kampung Timur, RT 01, Kelurahan Kanaan, kembali jebol usai diguyur hujan deras, Rabu (28/5/2026) sore.
Peristiwa itu sempat disiarkan akun Facebook Kai Bolang sekitar pukul 17.25 Wita. Dalam video tersebut terlihat aliran lumpur dan air deras mengalir dari atas bekas galian C menuju area permukiman warga yang sebelumnya terdampak longsor pada Januari lalu.
“Rontok lagi pasirnya dari atas Pak RT, tambah lebar,” ujar perekam video dalam siaran langsung tersebut.
Terlihat pula sejumlah warga berupaya membuat saluran air sementara agar aliran lumpur tidak semakin melebar dan masuk ke rumah warga.
Kejadian ini bukan pertama kali terjadi.
Sebelumnya, kawasan Kampung Timur juga mengalami longsor pada pertengahan Januari 2026 yang berdampak ke permukiman warga sekitar.
Dalam siaran langsung itu, warga juga menyebut perbaikan yang dilakukan sebelumnya belum mampu menahan derasnya aliran lumpur saat hujan turun.
“Baru kemarin diperbaiki sudah kena lagi lumpur,” ungkapnya.
Katinem, warga Kampung Timur RT 01 Kelurahan Kanaan yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, saat penahan longsor jebol, air dan lumpur langsung mengalir deras dari atas menuju area permukiman warga.
Beruntung, lumpur dan air tidak sampai masuk ke dalam rumahnya. Namun, beberapa rumah warga lainnya disebut mulai kemasukan lumpur hingga ke bagian teras
“Deras airnya dan lumpurnya pas jebol penahan sementara. Suami saya langsung buat parit sementara biar air tidak masuk ke rumah,” terangnya saat dihubungi. (*)







