BONTANGPOST.ID, Bontang – Pemkot Bontang masih fokus terkait penanganan banjir di Kota Bontang. Salah satunya sasaran tahun ini yakni kompleks Perum Tata Selaras,Jalan Labu Putih, Gunung Elai. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Much Cholis Edi Prabowo mengatakan anggaran yang dikucurkan mencapai Rp24,8 miliar.
“Sumbernya dari APBD Bontang tahun ini,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini.
Nantinya bentuk pengerjaan menyasar perluasan saluran drainase di area tersebut. Berdasarkan sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP), bentuk pengerjaan ialah pembuatan saluran tipe 3. Tipe ini ialah saluran drainase berbentuk seperti huruf U dengan tutup di bagian atasnya.
“Sejak saya di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) lokasi Jalan Labu Putih belum tuntas dari banjir. Maka kami akan selesaikan tahun ini,” ucapnya.
Penanganan nantinya dari gerbang permukiman hingga area yang berbatasan dengan bantaran Sungai Bontang. Ia menyadari kawasan ini berada di area lebih rendah. Alhasil menjadi tempat berkumpulnya air ketika debit sungai tinggi.
“Nantinya elevasi saluran drainase akan kami sesuaikan sehingga tidak ada lagi genangan air di jalan,” tutur dia. Pengadaan pengerjaan nantinya memakai skema e-katalog. Dalam waktu dekat proses akan segera dimulai. Tujuannya agar pengerjaan bisa dilakukan lebih cepat. Meskipun demikian target penyelesaian yakni di akhir tahun.
“Pemilihan e-katalog karena lebih cepat. Sepekan sudah rampung,” terangnya.
Kawasan ini dihuni oleh 136 kepala keluarga atau sekitar 400 warga. Ketika hujan turun, maka air sungai meluap sedangkan drainase tidak berjalan optimal. Otomatis kawasan yang dikelilingi rawa dan dekat tempat pembuangan air akan banjir. (*)







